Saab lakukan pengiriman pertama badan pesawat T-7A Red Hawk

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Saab telah melakukan pengiriman pertama bagian belakang badan pesawat T-7A Red Hawk kepada mitranya, Boeing.

Saab menyebut, ini merupakan pengiriman kunci dalam program Pengembangan Rekayasa dan Manufaktur (EMD) pesawat latih tingkat lanjut T-7A Red Hawk bersama Boeing.

Produksi dan pengiriman bagian badan pesawat belakang ini merupakan pencapaian terbaru dalam kontribusi Saab terhadap desain dan pengembangan pesawat latih T-7A Red Hawk untuk Angkatan Udara AS (USAF).

Pengiriman dilaskanakan pada 15 April 2021 dari fasilitas Saab di Linköping, Swedia ke fasilitas Boeing di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat.

Setelah menyelesaikan fase produksi EMD, fasilitas baru Saab di West Lafayette, Indiana, AS akan melanjutkan produksi bagian belakang badan T-7A.

Wakil Presiden Senior dan Kepala Area Bisnis Aeronautik Saab, Jonas Hjelm, mengatakan, jet latih T-7A merupakan wujud prestasi teknik dalam pengembangan pesawat. Semua dicapai berkat kolaborasi yang baik antara Saab dan Boeing.

“T-7A Red Hawk mewakili prestasi teknik yang luar biasa dalam pengembangan pesawat, semua dicapai melalui kolaborasi yang sangat baik dengan Boeing dan penggunaan teknik digital dan manufaktur lanjutan,” ujarnya.

Ditambahkan, proses tersebut sangat bermanfaat untuk pengembangan lebih lanjut yang dipercepat dengan akurasi, visibilitas, dan komunikasi produksi yang baik.

T-7ABoeing Defense

Bagian belakang badan pesawat T-7A dirancang dan dibangun oleh Saab. Setibanya di St Louis komponen tersebut akan disambungkan ke badan pesawat bagian depan.

Setelah itu dilakukan pemasangan sayap, sirip, dan perakitan ekor untuk menjadi pesawat uji statis yang lengkap.

Pesawat tersebut akan digunakan untuk pengujian struktural di darat selama fase program EMD.

Tanto Eagle

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *