Sejumlah penerbang tempur TNI AU mengikuti FWIC

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sejumlah penerbang tempur TNI Angkatan Udara yang berasal dari Lanud Iswahjudi, Lanud Sultan Hasanuddin, dan Lanud Abdulrachman Saleh, mengikuti Fighter Weapons Instructor Course (FWIC) yang akan dilaksanakan selama empat bulan ke depan.

Pembukaan Kursus Instruktur Senjata Penempur dipimpin oleh Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasau Marsma TNI Eding Sungkana dari Mabesau, Cilangkap, Jakarta timur pada Senin, 5 April 2021.

FWIC merupakan kursus kualifikasi tertinggi bagi seorang instruktur penerbang tempur. Pendidikan ini bertujuan mencetak penerbang tempur berkualifikasi Fighter Weapons Instructor (FWI) yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam hal persenjataan dan taktik pertempuran.

Para FWI nantinya diproyeksikan menjadi sumber dan penasehat di bidang pertempuran udara, baik pada tingkat taktis, operasional, maupun strategis.

Kursus akan berlangsung selama empat bulan, terbagi atas dua fase pendidikan, yakni Fase Academic Training dan Fase Flight Training.

Waasops Kasau mengatakan, TNI AU berbangga karena tahun ini dapat melaksanakan FWIC dengan tidak melibatkan instruktur asing lagi seperti pada pelaksanaan FWIC sebelumnya.

“Ini menandakan bahwa TNI AU mampu secara mandiri mencetak Fighter Weapons Instructor,” ujar Waasops Kasau seperti dikutip dari rilis Penerangan Lanud Iswahjudi yang Airspace Review terima.

FWIC TNI AU di Lanud IswahjudiPenlanud Iwj

Turut hadir dalam pembukaan FWIC secara virtual tesebut adalah Kepala Staf Koopsau (Kaskoopsau) II Marsma TNI Widyargo Ikoputra, Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI M. Untung Suropati dan sejumlah pejabat lainnya.

Rhandy Foxbat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *