Inggris pangkas rencana pembelian F-35B dari 138 jadi 48 unit saja

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Inggris akan memangkas rencana pembelian jet tempur siluman F-35B Lightning II dari 138 unit menjadi hanya 48 unit saja atau sebanyak 65%.

Hal ini lantaran Inggris memilih untuk lebih berkonsentrasi pada pengembangan jet tempur siluman generasi keenam Tempest.

Proyek jet tempur Team Tempest dipimpin oleh BAE Systems dengan melibatkan Rolls-Royce, Leonardo, dan MBDA.

Tempest dibuat untuk menggantikan peran Eurofighter Typhoon di Angkatan Udara Kerajaan (RAF) dan Angkatan Udara Italia (AMI) mulai 2035.

“Pesanan untuk lebih dari 90 jet tempur F-35 Lightning akan dibatalkan demi pesawat tempur Tempest yang dibangun di Lancashire. sementara 24 jet tempur Typhoon yang lebih tua akan dipensiunkan lebih awal. Seluruh armada pesawat pada saatnya akan digantikan perannya oleh drone yang lebih umum,” seperti diberitakan The Sunday Times.

Pemangkasan pesanan F-35B, kata Sekretaris Permanen Kementerian Pertahanan Sir Stephen Lovegrove, memang di luar rencana terdahulu karena banyak hal yang berubah.

“Banyak hal berubah dalam program jangka panjang ini. Kemampuan yang berbeda datang dan yang membuat hal-hal yang belum Anda beli menjadi usang atau mungkin Anda membutuhkannya lebih sedikit karena ancaman pun berubah,” ujarnya.

Rhandy KM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *