Angkatan Dirgantara Perancis dapat tambahan 12 unit Rafale

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Dirgantara Perancis (FASF) akan mendapatkan tambahan 12 unit jet tempur Rafale terbaru. Hal ini untuk menggantikan 12 unit Rafale yang dijual ke Yunani.

Kontrak pengadaan 12 jet tempur Rafale untuk FASF telah ditandatangani oleh Trappier dengan Menteri Angkatan Bersenjata Perancis Florence Parly pada 29 Januari 2021.

Penandatanganan dilaksanaankan pada saat Parly melakukan kunjungan ke pabrik Argonay di Haute-Savoie.

Pabrik tersebut telah menghasilkan sistem kontrol penerbangan untuk semua pesawat Dassault sejak 1963.

“Kontrak untuk 12 pesawat baru ini akan memungkinkan Angkatan Udara dan Ruang Angkasa kami untuk melanjutkan pembangunan Rafale sambil menunggu tahap kelima,” kata Trappier.

Ditambahkan, pesawat akan dikirimkan pada 2027 hingga 2030.

Trappier menyebut, kontrak ini sangat memuaskan bagi Dassault Aviation, Thales, Safran, dan 500 perusahaan Perancis yang terlibat dalam program tersebut.

FASF saat ini memiliki 225 pesawat tempur. Sebanyak 117 di antaranya adalah Dassault Mirage 2000 dan 108 Rafale.

Dassault membuat Rafale C berkursi tunggal, Rafale B berkursi ganda, dan Rafale M berkursi tunggal untuk Angkatan Laut.

Roni Sont

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *