BIRD Aerosystems tingkatkan kemampuan radar Hensoldt buatan Jerman

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – BIRD Aerosystems dari Israel telah menerima kontrak lanjutan dari Hensoldt Jerman untuk meningkatkan kemampuan lanjutan Sistem Kontrol dan Tampilan (RCD) radar multi-mode PrecISR.

BIRD merupakan pengembang Airborne Missile Protection Systems (AMPS) dan solusi Airborne Surveillance, Information, and Observation (ASIO).

Perusahaan mengatakan, setelah berhasil menyelesaikan tahap pertama pengembangan dan penyesuaian RCD ke PrecISR awal tahun ini, pengembangan yang spesifik dan lebih maju akan dilaksanakan sesuai keinginan pelanggan Hensoldt.

Kemampuan baru yang ditingkatkan tersebut mencakup jejak citra SAR Dinamik, kontrol visualisasi data berlapis, dan informasi serta status radar waktu nyata.

Selanjutnya, sistem RCD akan diintegrasikan dengan sensor pengawasan tambahan yang digunakan oleh pelanggan dengan radar Hensoldt.

Ronen Factor, Co-Chief Executive Officer dan Pendiri BIRD, mengatakan, Sistem Manajemen Misi canggih yang dikembangkan BIRD telah terbukti sangat efisien dalam mengurangi beban kerja kru misi.

Radar pengawasan udara PrecISR adalah teknologi terbaru perusahaan Jerman untuk mengatasi tantangan misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR) di udara, di laut, dan di darat.

Radar ini dirancang untuk platform udara seperti drone, helikopter, sayap tetap, dan pesawat misi khusus.

BIRD dalam siaran persnya menjelaskan, PrecISR merupakan sensor ISR pilihan bagi pasukan bersenjata dan keamanan.

Radar ini dapat digunakan untuk mengurangi perdagangan manusia dan narkoba, pembajakan dan penyelundupan, penangkapan ikan ilegal, terorisme,dan  pembuangan minyak serta ancaman lingkungan lainnya.

Roni Sont

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *