Uji penerbangan pesawat Ilyushin Il-114-300 dilanjutkan

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Setelah melaksanakan penerbangan perdana pada 16 Desember 2020 di lapangan terbang Zhukovsky, Moskow Oblast, pesawat turboprop regional Il-114 kembali melanjutkan penerbangan ujinya.

Pesawat dengan dua mesin buatan dalam negeri Klimov TV-7-117ST-01 ini, dibuat oleh Ilyushin Aviation Complex (perusahaan induk dari Divisi Penerbangan Angkutan PJSC United Aircraft Corporation di bawah naungan Rostec State Corporation).

Anatoly Serdyukov, Direktur Industri Kluster Penerbangan Rostec mengatakan, Il-114-300 merupakan pesawat yang sangat diminati di Rusia. Pesawat ini nyaman, andal, dan mampu mendarat bahkan di lapangan udara yang tidak dipersiapkan.

“Pesawat ini akan menjadi elemen dasar untuk pengembangan lalu lintas langsung antarwilayah. Tugas kita adalah membawa pesawat ini ke pasar secepat mungkin. Penerbangan pertama pesawat berlangsung pada Desember 2020, hari ini Il-114-300 lepas landas untuk kedua kalinya,” ujar Serdyukov menjelaskan.

Ditambahkan, selama penerbangan pilot memeriksa stabilitas dan kemampuan kontrol pesawat, pengoperasian sistem dan peralatan, khususnya mesin, navigasi digital, sistem komunikasi radio, dan sebagainya.

“Semua sistem bekerja dengan baik,” kata Serdyukov seperti Airspace Review kutip dari siaran pers Rostec.

Penerbangan uji ini dilaksanakan oleh dua pilot uji yang sudah berpengalaman, yaitu Kepala Pilot PJSC Ilyushin yang juga Pilot Uji Kelas 1 serta Pahlawan Rusia Nikolai Kuimov dan Pilot Uji Kelas 1 Dmitry Komarov. Turut juga dalam penerbangan ini adalah Insinyur Uji Kelas 1 Oleg Gryazev.

Penerbangan berlangsung di ketinggian 2.000 m dengan kecepatan 290 km/jam. Penerbangan dilaksanakan semalam 2 jam 47 menit untuk menyelesaikan misi penerbangan secara penuh.

Kepala Desainer PJSC “IL”Sergey Ganin menyatakan, perusahaan akan menambah jumlah uji terbang untuk memastikan efektivitas program uji penerbangan hingga meraih sertifikasi dan melaksanakan produksi serial pesawat ini lebih awal.

“Kami berharap pesawat ini akan diminati di daerah dengan iklim yang sulit karena kesederhanaannya dan kemudahan perawatannya,” ujar Ganin.

Roni Sont

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *