SPEAR 3, rudal elemen kunci jet siluman F-35B Inggris

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Jet tempur F-35B milik Angkatan Laut (RN) dan Angkatan Udara Inggris (RAF) akan dilengkapi dengan rudal elemen kunci SPEAR 3 (Select Precision Effects At Range Capability 3) buatan MBDA.

Hal ini dipastikan melalui kontrak senilai £ 550 juta (750 juta USD) yang telah ditandatangani oleh Kementerian Pertahanan Inggris dengan MBDA pada 6 Januari 2020.

Disepakati, penggunaan rudal SPEAR 3 pada F-35B RN dan RAF akan mencapai kemampuan operasi awal pada 2025. Rudal ini akan menjadi rudal utama udara ke permukaan pada jet tempur F-35B buatan Lockheed Martin yang diakuisisi Inggris.

MBDA mengatakan, SPEAR 3 memiliki jangkauan tembakan lebih dari 140 km. Rudal ini kemungkinan besar juga akan diintegrasikan pada armada Eurofighter Typhoon milik RAF di masa berikutnya.

Ide ini, tidak hanya akan diadopsi oleh RAF saja, melainkan juga kemungkinan oleh AU Jerman dan AU Italia yang telah menyatakan minatnya untuk melengkapi persenjataan armada Typhoon masing-masing.

Khusus di pesawat Typhoon, sebuah tim gabungan dari MBDA, BAE Systems, dan Kementerian Pertahanan sebelumnya telah melakukan uji coba darat dan pemeriksaan kecocokan rudal ini pada peluncur rudal Typhoon.

Uji penembakan SPEAR 3 untuk F-35B, telah dilaksanakan oleh MBDA UK pada 2016 menggunakan Typoon RAF.

Varian dari rudal ini, kemungkinan nantinya juga akan digunakan sebagai senjata perang elektronik yaitu SPEAR EW.

Dua kontrak sebelumnya juga telah diberikan Kementerian Pertahanan Inggris kepada MBDA, yaitu senilai £ 150 juta pada 2016 dan  £ 411 juta tahun 2019 untuk mengintegrasikan SPEAR 3 ke dalam F-35.

Pembuatan rudal dan peluncur SPEAR 3 dijadwalkan akan dimulai pada 2023.

Sebelumnya SPEAR 1 dan 2 telah digunakan, yaitu penyebutan untuk bom berpandu presisi Raytheon Paveway IV dan rudal MBDA Brimstone.

Satu F-35B membawa delapan unit SPEAR 3

Melihat ruang persenjataan dan gantungan yang dimiliki oleh F-35B, SPEAR 3 dapat dibawa sebanyak delapan unit pada pesawat ini. Empat unit dibawa secara internal dan empat unit dibawa menggunakan gantungan di sayap.

Seperti halnya Brimstone, SPEAR 3 menggunakan laser pencari gelombang milimeter dan semi-aktif.

RN menyatakan, SPEAR 3 akan melengkapi armada F-35B yang akan ditempatkan di dua kapal induk Inggris, HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales.

Ke depan, SPEAR 3 akan diaplikasikan sebagai senjata antikapal, antitank, bunker, pos radar, dan baterai pertahanan udara lawan.

SPEAR 3 memiliki bobot kurang dari 90 kg dan berukuran panjang 1,8 m. Rudal jelajah mini ini terbang dalam kecepatan subsonik tinggi dengan mesin turbojet sebagai pendorongnya.

Rudal dapat digunakan untuk menghancurkan target bergerak maupun diam, pada siang dan malam hari.

Roni Sont

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *