Puas dengan 28 H135, ÖAMTC Air Rescue tambah lima unit lagi

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Helikopter ringan multiperan H135 buatan Airbus Helicopters merupakan kelompok helikopter laris. Heli bermesin ganda yang terbang perdana pada 14 Februari 1994 ini, hingga saat ini telah diproduksi lebih dari 1.400 unit.

ÖAMTC Air Rescue dari Austria merupakan salah satu pengguna H135 yang telah mengoperasikan 28 heli ini dan pada 18 Desember 2020 kembali menandatangani pembelian lima unit H135.

Airbus Helicopters di Donauwörth, Jerman mengatakan, pengiriman helikopter pertama berdasarkan kontrak ini akan dilaksanakan pada awal 2022.

CEO di ÖAMTC Air Rescue Reinhard Kraxner mengakui, pihaknya membutuhkan helikopter paling modern untuk meningkatkan kemampuan perusahaan dalam melaksanakan misi kritis termasuk misi pada malam hari. Heli H135 dinilai memenuhi kebutuhan tersebut.

H135 menggunakan sistem autopilot 4 sumbu yang sangat mendukung pengoperasian heli untuk menyelamatkan pasien di lingkungan yang penuh tantangan.

“Kami telah mengoperasikan H135 selama lebih dari 20 tahun. Kami berharap mendapatkan keuntungan dari penggunaan versi Helionix ini,” ujarnya.

Sementara itu CEO Airbus Helicopters Bruno Even menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh ÖAMTC Air Rescue.

“Kami berterima kasih kepada ÖAMTC Air Rescue atas kepercayaan yang berkelanjutan pada Airbus Helicopters, khususnya pada H135,” kata Even.

Laksanakan 52 misi per hari

ÖAMTC Air Rescue mengoperasikan 28 H135 dari 17 pangkalan permanen dan empat pangkalan tambahan selama musim dingin di Austria.

Tahun lalu, operator helikopter ini melakukan lebih dari 20.000 misi dengan rata-rata 52 misi per hari.

Baca Juga: Indahnya Aksi Dynamic Pegasus di Acara Open Base Lanud ATS 2018

Airbus mengatakan, H135 merupakan helikopter yang direkomendasikan kepada seluruh operator layanan medis darurat helikopter di seluruh dunia. H135 memiliki kabin yang lebar tanpa, jangkauan, kapasitas muatan yang sangat baik, dan tingkat kebisingan yang rendah.

Pintu samping geser yang sangat besar dan pintu clamshell di bagian belakang memungkinkan pemuatan/penurunan pasien lebih cepat.

Bukukan 5,6 jam terbang di seluruh dunia

Selain itu, rotor ekor jenis Fenestron terselubung khas Airbus, memberikan tingkat keamanan dan keselamatan lebih tinggi.

Di bagian kokpit, tiga layar elektronik besar kompatibel dengan Night Vision Goggle. Heli ini juga dilengkapi First Limit Indicator yang menampilkan data instrumen mesin untuk pilot dalam satu indikator.

Airbus mencatat, H135 telah membukukan 5,6 juta jam terbang di seluruh dunia.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *