AS meminta Turki untuk menarik S-400 dari Wilayah Laut Hitam

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Amerika Serikat (AS) telah meminta Turki untuk menarik sistem pertahanan udara S-400 Triumf dari Provinsi Samsun di Wilayah Laut Hitam. Washington meminta Ankara untuk membantu keamanan wilayah selatan NATO. Seperti diketahui, Turki merupakan negara NATO.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan, apa yang dilakukan Turki dengan membeli S-400 adalah tindakan yang sangat disayangkan.

“Sangat disayangkan apa yang mereka pilih untuk melaksanakan pembelian sistem senjata S-400. Kami mendesak mereka untuk mempertimbangkan kembali dan menariknya kembali,” kata Pompeo di acara radio Hugh Hewitt seperti dikutip Sputnik.

Pompeo menegaskan, AS membutuhkan Turki untuk menjadi mitra NATO yang baik dan membantu keamanan wilayah selatan NATO.

Rabu pekan lalu, kantor berita Sputnik Turki melaporkan, Ankara telah mengerahkan sistem pertahanan udara S-400 ke Provinsi Samsun di Wilayah Laut Hitam.

Sementara itu, keesokan harinya seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengungkapkan bahwa AS mengetahui adanya laporan tersebut dan sangat prihatin.

Ia menambahkan, pembelian S-400 oleh Turki telah menempatkan negeri itu pada risiko potensi sanksi Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA).

Sejak 2018, Washington telah melakukan peringatan agar Ankara membatalkan pembelian S-400. Namun hal itu tidak dihiraukan oleh pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

AS pun telah mengeluarkan Turki dari Program F-35. Washington mengklaim, S-400 tidak sesuai dengan standar keamanan NATO dan mungkin membahayakan operasi jet F-35.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *