Sistem rudal Hermes mampu hancurkan tank pada jarak 100 km

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Rusia memperkenalkan sistem rudal Hermes yang dapat menghancurkan tank pada jarak hingga 100 km. Sistem rudal buatan KBP Instrument Design Bureau, bagian dari Rostec, ini dipertunjukkan dalam penyelenggaraan Forum Teknik-Militer Army 2020 yang sedang berlangsung di Patriot Park, Kubinka, Wilayah Moskow, Rusia pada 23-29 Agustus 2020.

Sistem rudal Hermes memiliki enam peluncur dilengkapi peralatan kontrol berikut rudal yang digunakan. Tembakan dapat diatur secara tunggal maupun salvo.

Pihak perusahaan, seperti diberitakan RG mengatakan, sistem rudal Hermes efektif digunakan pada siang maupun malam hari.

Dengan sistem ini, operator dapat menghancurkan sasaran berupa kendaraan lapis baja, tank tempur utama, benteng, target laut, dan bahkan target udara.

Rudal yang digunakan berbobot 130 kg dilengkapi hulu ledak fragmentasi eksplosif tinggi seberat 30 kg. Kecepatan terbang maksimum rudal ini mencapai 1.300 m/detik.

Sistem navigasi radio digunakan untuk memandu rudal ini menuju sasaran-sasarannya. Pada tahap akhir penerbangan, rudal akan melakukan panduan mandiri dalam operasinya.

Sistem rudal Hermes dapat diusung menggunakan kendaraan tempur yang memiliki mobilitas tinggi. Sistem ini juga dapat dipasang pada kapal (Hermes-K) maupun pesawat (Hermes-A).

Roni Sontani

One Reply to “Sistem rudal Hermes mampu hancurkan tank pada jarak 100 km”

  1. 100Km? ini harus ada marksman/penanda nya, klo ga rudalnya bingung sasarannya ada dimana. Ato pake sstem spt rudal darat, tp klo sasarannya gerak ya amsyong rudalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *