Pesawat angkut dan helikopter unjuk kemampuan di Lanud Halim

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pesawat angkut sedang CN295 dari Skadron Udara 2, pesawat angkut berat C-130H Hercules dari Skadron Udara 31, dan helikopter NAS-332 Super Puma dari Skadron Udara 45, melaksanakan unjuk kemampuan di Lanud Halim Perdanakusuma dalam latihan “Rajawali Perkasa 2020.

Latihan dilaksanakan selama tiga hari dan ditutup oleh Komandan Lanud Halim, Marsekal Pertama TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., M.D.S., pada Kamis (23/7/2020).

Komandan Lanud Halim berharap, apa yang telah dilatihkan dapat dijadikan pengalaman dan pedoman pelaksanaan tugas ke depan.

Hasil yang baik dalam latihan ini, ujarnya, hendaknya dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan lagi.

Rajawali Perkasa 2020 dilaksanakan dalam dua tahap, meliputi Geladi Posko dan Manuver Lapangan.

Dalam manuver lapangan ini, pesawat CN295 melaksanakan misi survei dan pemotretan udara, operasi modifikasi cuaca, penerjunan personel, bekal ulang dari udara berupa penerjunan heli box, dan melaksanakan Operasi Evakuasi Medis Udara (OEMU).

C-130 CDS
Penlanud Hlm

Sementara pesawat C-130H melaksanakan misi penerjunan personel, bekal logistik udara melalui Cargo Delivery System (CDS), dan operasi OEMU dengan menggunakan Kontainer Isolasi Medis Udara (KIMU).

Untuk helikopter NAS-332 melaksanakan misi kontigensi penerbangan VVIP.

Dalam Latihan Puncak Lanud Halim Perdanakusuma ini juga dilaksanakan simulasi force down atau penurunan pesawat secara paksa. Selanjutnya penanganan kondisi darurat pesawat oleh Emergency Response Team dan Pemadam Kebakaran.

Penlanud Hlm

Dilaksanakan pula Penindakan Huru-Hara (Dakhura) dalam mengatasi sabotase dengan melakukan deteksi/tracking frekuensi radio menggunakan alat Mobile Direction Finder.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *