LRSVM M-18, sistem artileri terbaru buatan Serbia

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Darat Serbia meluncurkan sistem artileri terbaru yang dinamai LRSVM M18 (Lanser Raketa Samohodni Višecevni Modularni – Multi Calibre Modular Self Propelled Rocket Launcher).

Peluncuran dilaksanakan bersamaan dengan demonstrasi penembakan langsung persenjataan ini di Pusat Pengujian Senjata dan Peralatan Militer Nikinci, Serbia pada 18 Juni 2020 lalu.

Kendaraan LRSVM M18 didasarkan pada sasis truk militer FAP 2026 berpenggerak 6X6.

Bagian kabin untuk kru kendaraan ini dibekali baju zirah yang dikembangkan oleh Zastava. Perlindungan ini tahan terhadap tembakan senjata kecil hingga kaliber 12,7 mm dan serpihan cangkang munisi artileri. 

Untuk perlindungan diri selama menjalani misi tempur, atap kabin LRSVM M18 juga dilengkapi dengan menara terbuka yang dipersenjatai dengan senapan mesin berat kaliber 12,7 mm.

Sementara bagian belakang truk dilengkapi dengan stasiun peluncur yang dipasang pada meja putar yang dioperasikan dengan tenaga elektrik berputar 360 derajat. 

Menurut informasi dari Perusahaan Pertahanan Negara Serbia Yugoimport, LRSVM M18 dapat dilengkapi dengan pod peluncur roket multi-kaliber. Mulai dari pod peluncur roket Oganj untuk menembakkan roket Oganj dan roket Kosava 1 dan 2, serta rudal berpemandu anti-tank ALAS. 

LRSVM M18 juga dapat dipasangi pod Morova guna meluncurkan roket multi kaliber dari 107 mm, 122 mm atau 128 mm.

Roket Kosova 1 dan 2 merupakan sistem rudal multiguna jarak jauh yang dikembangakan berdasarkan roket Oganj yang telah ditingkatkan.

LRSVM M-18
Serbian MoD

Roket ini digunakan untuk melawan tank, kendaraan lapis baja, benteng, pos komando, helikopter terbang rendah, kapal pantai, fasilitas industri, dan jembatan dengan jarak tembak maksimum 50 km.

Sedangkan ALAS (Advanced Light Attack System) adalah sistem peluru kendali jarak jauh serba guna yang dikembangkan oleh perusahaan swasta EdePro, sebuah subdivisi Yugoimport SDPR milik negara Serbia. 

Sistem panduanya didasarkan pada teknologi video/inframerah, dengan rudal terhubung ke peluncur dengan kabel serat optik.

ALAS terbang di ketinggian rendah dan memiliki jejak radar dan inframerah (panas) yang kecil karena menggunakan motor turbofan bukan turbojet. 

Rudal ini mampu menghancurkan sasaran darat seperti tank, kendaraan lapis baja, benteng, pos komando, helikopter terbang rendah, kapal pantai, fasilitas industri, dan jembatan dengan jarak tembak 25 hingga 60 km.

LRSVM M-18
Serbian MoD

LRSVM M18 dilengkapi dengan sistem pembidik generasi terbaru termasuk INS, GPS, dan sistem kendali senjata. Unit perintah baru dipasang pada kendaraan untuk kontrol digital dari servo analog yang ada.

Pengembangan LRSVM M18 sendiri talah dimulai sejak 2018 yang dimotori oleh Institut Teknik Militer, Sebia.

Diharapkan sistem peluncur roket multiguna ini telah bisa diproduksi tahun depan.

Rangga Baswara Sawiyya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *