F-15E terbang vertikal dan menyalakan afterburner, siapa suka?

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Selain Amerika Serikat (AS), hanya ada lima negara di dunia yang hingga saat ini diberikan kesempatan untuk ikut memiliki dan mengoperasikan jet tempur F-15E Strike Eagle.

Kelima negara tersebut adalah Israel (F-15I/IA), Arab Saudi (F-15S/SA), Korea Selatan (F-15K), Singapura (F-15SG), dan Qatar (F-15QA).

Sementara Jepang mengoperasikan 223 F-15J/DJ yang merupakan turunan F-15C/D Eagle, bukan F-15E. Sebagian besar pesawat tersebut dibuat secara lisensi di Jepang melalui Mitsubishi Heavy Industries.

Apakah akan ada negara-negara lain yang juga menyusul diizinkan oleh Washington untuk memiliki varian F-15E?

Jawabannya tentu tak mudah. Hanya negara-negara yang mau bersekutu dengan AS saja tentunya yang bakal mendapatkan lampu hijau dari Washington dan Kongres AS untuk memiliki pesawat ini.

Selain telah mengoperasikan F-15E, Angkatan Udara AS (USAF) kini juga sedang menunggu F-15EX, yang disimbolkan sebagai “truk senjata” di udara guna mendukung jet-jet tempur siluman F-22 dan F-35.

Seperti diketahui, jet siluman memiliki keterbatasan kapasitas membawa persenjataan karena dibawa di ruang senjata, bukan digantung di sayap.

Nah, masih terkait dengan bahasan soal F-15, informasi ringan berupa foto diunggah oleh akun twitter Experimental Aircraft Association (EAA) pada Selasa (30/6).

Akun ini mengunggah sebuah foto F-15E Strike Eagle dengan nomor ekor SJ AF89 0483. Dari kodenya, dapat dipastikan pesawat ini berasal dari Seymour Johnson Air Force Base, North Carolina.

Tampak pesawat bermesin ganda dalam foto jepretan Ken Cravillion ini sedang terbang vertikal dalam ketinggian rendah sambil menyalakan pembakaran penuh (full burner). Sungguh impresif.

EAA pun menulis, siapa yang tidak suka F-15 dengan burner penuh? Apakah pesawat tempur AS favoritmu?

Bicara soal favorit, tentunya setiap orang punya jagoannya masing-masing. Sama ketika Anda ditanya, apa pesawat tempur TNI AU favoritmu? Jawabannya pasti beragam.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *