Embraer buka peluang kemitraan baru untuk pemasaran C-390 Millenium

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Embraer membuka peluang kemitraan baru untuk pemasaran C-390 Millenium. Informasi beredar, India dan China tertarik untuk melakukan kerja sama dengan pabrik pesawat dari Brasil ini setelah ditinggalkan oleh Boeing.

Sebagaimana diketahui, pada 25 April 2020 Embraer mengumumkan bahwa Boeing telah membatalkan kerja sama kemitraan senilai 4,2 miliar dolar dengan Embraer untuk pemasaran pesawat angkut militer multi-misi C-390.

Embraer pada 1 juni 2020 menyatakan, masih melihat prospek yang positif untuk penjualan C-390 ke pasar internasional.

C-390 Millenium memiliki fungsi multi-misi baik sebagai pesawat angkut, evakuasi medik, SAR, pesawat tanker udara (KC-390), dan lainnya.

C390 (awalnya berkode KC-390) melaksanakan penerbangan perdana pada 3 Februari 2015 dan telah digunakan oleh Angkatan Udara Brasil (FAB) sejak 2019.

Pesawat dengan bobot terbang maksimum (MTOW) 86.9 ton ini mampu membawa muatan kargo seberat 26 ton atau 80 personel pasukan penerjun.

C-390 memiliki panjang 33,5 m, rentang sayap 33,9 m, dan tinggi 11,4 m. Pesawat ditenagai oleh dua mesin IAE V2500-E turbofan dengan kekuatan dorong 139,4 kN/mesin.

Pesawat dapat menjangkau jarak 2.800 km dengan muatan 23 ton atau 6.130 km (ferry range). Kecepatan jelajah 870 km/jam dan stall speed di angka 193 km/jam.

C-390/KC-390 sudah mendapatkan pesanan lima unit untuk Angkatan Udara Portugal dan 28 unit untuk FAB. Kedua negara memesan pesawat ini untuk menggantikan peran C-130 Hercules.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *