Israel bubarkan skadron F-16 tertua, alihkan anggaran ke F-35

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Udara Israel (IAF) akan membubarkan skadron F-16 tertua, yaitu Skadron ke-117 di Pangkalan Udara Ramat David. Skadron tempur ini merupakan skadron F-16A/B Netz pertama yang dibangun IAF di Israel.

Pengumuman ini disampaikan oleh Panglima IAF Mayor Jenderal Amikam Norkim pada Rabu, 13 Mei 2020. Likuidasi Skadron ke-117 akan dilaksanakan pada Oktober tahun ini saat skadron ke-117 berusia 67 tahun.

Likuidasi ini merupakan bagian dari program Momentum Plan yang dirancang oleh Kepala Staf Angkatan Pertahanan Israel (IDF) Letjen Aviv Kohavi.

Hingga bulan Oktober, seluruh kegiatan di Skadron ke-117 yang didirikan pada 1953 ini tetap akan dilaksanakan, baik latihan maupun operasi.

Dengan penutupan skadron F-16 Netz, IAF akan mengalihkan anggaran yang biasa digunakan oleh skadron ini untuk operasionalisasi jet siluman F-35I Adir.

Seperti Airspace Review kutip dari Times of Israel (13/5), Skadron ke-117 telah membukukan sejarah yang panjang dan berbagai kemenangan di medan pertempuran. F-16A/B Netz (Netz 107) pertama kali diterima IAF tahun 1980 dan dimasukkan ke Skadron ke-117.

Setahun berkiprah, Tahun 1981, untuk pertama kalinya F-16 dari Skadron ke-117 berhasil menembak jatuh pesawat pusuh.

F-15 dan F-16
IAF

Masih di tahun yang sama, delapan F-16 Netz dari Skadron ke-117 sukses melakukan serangan bersandi Operation Opera terhadap fasilitas reaktor nuklir Irak di Osirak.

Lalu pada 1982, F-16 dari Skadron ke-117 untuk pertama kalinya berhasil menmbak jatuh MiG-23 Suriah menggunakan rudal AIM-9 Sidewinder.

Norkin menyebut, sebenarnya kawanan F-16 Skadron ke-117 telah sukses melaksanakan sejumlah operasi lainnya. Namun hal itu tidak disampaikan kepada publik karena bagian dari operasi rahasia.

Pengalihan anggaran F-16 Netz ke F-35I Adir, kata Norkin, sebagai upaya Israel meningkatkan kapabilitas kekuatan menghadapi potensi ancaman dari Iran.

Meskipun Skadron F-16A/B Netz akan segera dilikuidasi, tidak berarti IAF memensiunkan armada F-16. Karena, IAF masih memiliki kurang lebih 225 F-16C/D/I.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *