Rusia telah menguji rudal hipersonik terbaru untuk Tu-22M3M

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Rusia dilaporkan telah menguji sebuah rudal hipersonik terbaru yang dirancang khusus untuk pembom strategis Tu-22M3M (NATO: Backfire). Sumber industri militer Rusia kepada TASS mengatakan, pengujian berhasil dilaksanakan belum lama ini.

Persenjataan baru ini, ujarnya, akan segera melengkapi persenjataan Tu-22M3M yang telah digunakan selama ini.

Dijelaskan, pembuatan rudal ini sebenarnya telah dilaksanakan beberapa tahun lalu. Namun pengujiannya baru dilaksanakan pada Tu-22M3M seiring selesainya proses peningkatan kemampuan pembom itu.

Untuk diketahui, Tu-22M3M yang merupakan varian modern dari Tu-22M3, mengudara perdana pada 28 Desember 2018.

Sumber industri militer juga menyebutkan, rudal hipersonik terbaru ini bukan dari keluarga X-32 (Kh-32).

“Rudal ini benar-benar berbeda,” jelasnya seperti Airspace Review kutip dari pemberitaan TASS pada 11 Mei 2020.

Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi dari pihak PJSC Tupolev mengenai hal tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Rusia telah mengembangkan dua tipe rudal hipersonik. Rudal pertama merupakan rudal versi udara dari rudal balistik jarak dekat 9K720 Iskander, yaitu yang disebut rudal balistik hipersonik Kh-47M2 Kinzhal untuk MiG-31K.

Rudal dengan kecepatan jelajah Mach 10 tersebut mampu menjangkau jarak 2.000 km. Kurang lebih setara dengan jarak Jakarta ke Dili (Timor Leste) apabila ditarik garis lurus.

Sementara yang kedua, adalah rudal hipersonik yang disiapkan untuk jet tempur siluman Su-57. Namun rudal yang ini belum diketahui luas detailnya.

Roni Sontani

One Reply to “Rusia telah menguji rudal hipersonik terbaru untuk Tu-22M3M”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *