Project 03160 Raptor, kapal patroli bersenjata Rusia untuk Asia Tenggara

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Rusia meluncurkan dua kapal patroli (patrol boat) Project 03160 Raptor. Peluncuran dilaksanakan di Pella shipyard, St. Petersburg, Rabu (15/4).

Raptor dapat digunakan untuk patroli dan misi pencegatan, operasi pendaratan, pencarian dan pertolongan (SAR), dan pertahanan pangkalan laut.

Rencananya kapal ini akan mulai digunakan oleh Angkatan Laut Rusia pada Juni mendatang dengan fungsi pertama untuk pertahanan pangkalan laut.

Panglima Angkatan Laut Rusia Laksamana Nikolai Evmenov dalam acara peluncuran mengatakan, Raptor memiliki performa yang unggul.

“Pengalaman operasional menunjukkan keandalan, kelayakan laut, kemampuan kontrol yang sangat baik dan kecepatan tinggi,” ujar Evmenov.

Kapal ini dilengkapi modul senjata kendali jarak jauh (RCWS) buatan Uprava-Kord di bagian depan yang dapat dipersenjatai senapan mesin kaliber 14,5 mm.

Kemudian ada dua modul optoelektronik dengan penyetabil giro di bagian tengah serta dua pucuk senapan mesin Pecheneg kaliber 7,62 mm di bagian buritan kapal.

Raptor Boat
Pella shipyard

Pella shipyard menjelaskan, lambung dan kabin Raptor dilengkapi dengan lapisan baja tahan peluru kelas 5 dan 5A.

Raptor memiliki dimensi panjang 16,9 m dan lebar 4,1 m. Kecepatan laju maksimal kapal ini mencapai 48 knot (88,8 km/jam).

Pada penyelenggaraan Indo Defence 2018 di Jakarta, Rusia memperkenalkan Project 03160 Raptor kepada negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Rusia menyatakan siap mengekspor Raptor kepada negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang memerlukan kapal ini.

Roni Sontani

One Reply to “Project 03160 Raptor, kapal patroli bersenjata Rusia untuk Asia Tenggara”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *