HAL sudah berhasil produksi 272 Su-30MKI untuk AU India

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pabrik pesawat Hindustan Aeronautics Limited (HAL) telah berhasil memproduksi 272 unit jet tempur Su-30MKI secara lisensi dari Rusia untuk Angkatan Udara India (IAF).

HAL berharap masih akan terus mendapatkan pesanan dari Kementerian Pertahanan India untuk menambah jumlah produksi pesawat tempur generasi keempat ++ ini.

Catatan keuangan perusahaan per 31 Maret untuk tahun fiskal 2019-2020 menunjukkan, HAL membukukan pendapatan lebih dari 3 miliar dolar AS.

Disebutkan oleh perusahaan pada hari Selasa, kerja sama HAL dengan United Aircraft Corporation (UAC) dari Rusia untuk merakit Su-30MKI telah menghasilkan Su-30MKI untuk IAF dengan harga 70,3 juta dolar AS per unit pesawat.

Tahun 2014, HAL telah mendirikan fasilitas produksi perangkat pengisian bahan bakar di udara dan perawatan besar pesawat Su-30MKI di Nasik negara bagian Maharashtra.

Seperti Airspace Review kutip dari pemberitaan Sputnik (31/3), produksi pesawat Su-30MKI untuk IAF akan dilanjutkan. Setidaknya, untuk kontrak tambahan 72 unit Su-30MKI senilai 5 miliar dolar AS yang telah diberikan Kementerian Pertahanan India tahun lalu.

Kepala Staf IAF Marsekal RKS Bhadauria dalam jumpa pers dengan media pada Oktober 2019, pun membenarkan hal ini.

Bhadauria menambahkan, Su-30MKI akan menjalani peningkatan radar dan persenjataan modern.

Seperti diketahui, pada awal 2020 Su-30MKI pertama telah melaksanakan uji coba peluncuran rudal jelajah supersonik BrahMos-A (versi udara) di bagian selatan negeri ini untuk menangkal ancaman yang datang dari Samudra Hindia.

BrahMos
IAF

Rudal baru ini dikembangkan oleh India dan Rusia untuk platform tiga matra.

Penggunaan rudal BrahMos, tambah Bhadauria, akan mengubah peta kekuatan di kawasan.

HAL berharap, dengan adanya tambahan pesanan Su-30MKI dan pesanan 83 unit Tejas MK1A, keuangan perusahaan akan mencapai posisi sehat untuk periode 2020-2021.

Saat ini, Kementerian Pertahanan India masih mencari tambahan 250 jet tempur baru untuk memenuhi kebutuhan 42 skadron tempur IAF di mana masing-masing skadron membutuhkan 18-20 unit jet tempur.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *