AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Setelah menjalani perawatan berat, pesawat angkut terbesar di dunia An-225 Mriya (Dream) kembali mengudara. Pabrik Antonov menyiarkan, perawatan berat dan modernisasi An-225 telah dilaksanakan selama 18 bulan sejak 2018 lalu.
Pada 25 Maret 2020 An-225 mengudara lagi untuk pertama kalinya selama dua jam dari lapangan terbang Gostomel di dekat Kiev.
Pihak perusahaan tidak menjelaskan secara detail apa saja komponen yang dimodernisasi pada An-225.
Namun pernah disebutkan bahwa pesawat akan mendapatkan sistem kontrol terbaru untuk mesinnya.
Media lokal memberitakan, dapat diduga An-225 telah mendapatkan mesin baru buatan Ivchenko-Progress serta peningkatan bagian avionik.
Antonov Airlines sebagai pengoperasi satu-satunya An-225 pada Juli tahun lalu pernah mengatakan, Antonov berniat menyelesaikan konstruksi pesawat kedua An-225 yang baru diselesaikan sebanyak 70 persen pada kurun 1989-1994.
An-225 mengudara untuk pertama kalinya pada 21 Desember 1988. Pesawat berkapasitas angkut 250 ton dan berbobot terbang maksimum (MTOW) 640.000 kg ini diawaki oleh enam orang.
Roni Sontani

