Jet tempur siluman Turki akan diproduksi mulai tahun 2033

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mencanangkan, produksi jet tempur siluman buatan negerinya akan diproduksi mulai tahun 2033. Ia menyebut hal itu sebagai balasan terbaik bagi mereka yang tidak mau memasok jet F-35 kepada Ankara.

Yang dimaksud Erdogan tidak lain adalah pemerintahan Amerika Serikat (AS) yang telah mengeluarkan Turki dari keikutsertaannya dalam Program F-35 pada Juli 2019.

Tindakan tersebut diberlakukan AS karena Ankara tidak mengindahkan peringatan Washington dan tetap membeli sistem pertahanan udara S-400 Triumf dari Rusia.

Ankara membeli S-400 dari Moskow senilai 2,5 miliar dolar AS untuk empat baterai sistem pertahanan udara jarak jauh ini.

“Produksi pesawat militer kami, akan dimulai tahun 2033. Ini adalah balasan terbaik bagi mereka yang tidak mau memasok F-35 kepada Turki,” ujar Erdogan saat membuka pabrik daur ulang amunisi di Provinsi Kirikkale seperti disiarkan saluran NTV Turki.

Mengutip pemberitaan Sputniknews, Rabu, Rusia melalui Dinas Layanan Federal untuk Kerja Sama Teknik-Militer pada Agustus 2019 telah menawarkan bantuan kepada Turki untuk membantu pengembangan jet tempur siluman TF-X.

Turki memamerkan kepada publik untuk pertama kalinya mock-up TF-X pada penyelenggaraan Paris Air Show, Juni tahun lalu.

TF-X disiapkan Ankara untuk menggantikan armada F-16 Angkatan Udara Turki pada tahun 2030-an.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *