Turki Pelajari Su-35 yang Ditawarkan Rusia

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Turki tengah mempelajari tawaran penjualan jet tempur Su-35 (NATO: Flanker-E) yang diajukan oleh Rusia. Kepala Lembaga Kepresidenan Bidang Industri Pertahanan Turki (SSB) Ismail Demir mengatakan hal itu saat diwawancarai oleh stasiun televisi NTV.

“Betul ada tawaran penjualan Su-35 dari Rusia. Namunt tidak berarti bahwa kami akan membelinya esok hari. Kami akan pelajari terlebih dahulu tawaran pembiayaan dan aspek strategisnya. Tidak bisa kami langsung ambil keputusan secepatnya,” ujar Demir, Senin, seperti ditulis Daily Sabah.

Ia pun menambahkan penjelasan mengenai pemberitaan terkait F-35 Turki dan Su-35 yang berkembang akhir-akhir ini.

“Tidak benar untuk mengatakan apabila era F-35 telah disudahi dan era Su-35 akan dimulai. Yang jelas, kami akan pelajari terlebih dahulu tawaran ini,” lanjut Demir menegaskan.

Su-35
Pinterest

Sejauh ini beragam pemberitaan muncul. Pertama menyebut, Turki dan Rusia sedang terlibat pembicaraan mengenai pengadaan 36 Su-35 bagi Ankara.

Yang kedua, pemberitaan menyebut bahwa Turki tidak akan membeli Su-35.

Munculnya wacana pembelian Su-35 atau bahkan Su-57 oleh Ankara dari Moskow, dipicu oleh dikeluarkannya Turki dari Program F-35 oleh Amerika Serikat. Turki bahkan mendapat sanksi penyetopan pembelian F-35, pemutusan seluruh pelatihan awak pesawat dan teknisinya, serta penghentian produksi komponen jet siluman ini.

Seiring memanasnya hubungan Washington dengan Ankara, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan diundang khusus oleh Presiden Rusia Vladimir Putin untuk bersama-sama membuka pameran kedirgantaraan MAKS-2019 pada 27 Agustus – 1 September lalu di Bandara Zhukovksy, Wilayah Moskow.

Su-35S
Vitaly Kuzmin

Usai acara pembukaan, kedua pemimpin negara langsung melihat jet tempur siluman Su-57 dan Su-35 yang dipamerkan di ajang airshow dua tahunan paling akbar di Rusia tersebut.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *