Mengenal AW169M Heli Serbu Modern Lansiran Leonardo Italia

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Selain tengah mengembangkan heli serang murni AW249, pabrikan helikopter AgustaWestland (kini Leonardo Helicopters) juga menawarkan heli serbu. Mulai dari yang teringan AW109M, AW169M, AW159, dan yang lebih besar AW149M.

Di antara heli serbu bersenjata tersebut, AW169M adalah yang paling baru. Heli ini pertama kali diperkenalkan dalam ajang Army Aviation Association of America Annual Convention pada April 2013.

Saat itu AW169M ditawarkan untuk berkompetisi dalam program AAS (Armed Aerial Scout) Angkatan Darat Amerika Serikat (AD AS). Program AAS dimaksudkan untuk menggantikan helikopter OH-58D Kiowa Warrior yang menua.

Dalam kompetisi tersebut, heli AW169M akan bersaing dengan produk tuan rumah. Yaitu Bell OH-58 Block II, Boeing AH-6, MD 540F, dan Sikorsky S-97 Raider. Sementara peserta asing lainnya yakni Airbus Helicopters AAS-72X.

AW169M
Leonardo Helicopters

Selain untuk program AAS AD AS, AW169M juga ditawarkan untuk kebutuhan militer internasional. Untuk itu Leonardo kembali memboyong mock-up AW169M dalam pameran dirgantara Farnborough 2014 di Inggris.

Melansir ainonline.com, varian AW169M dikembangkan berdasar heli sipil kelas 4,5 ton AW169  (terbang perdana 10 Mei 2012).  Kehadiran AW169M adalah untuk mengisi celah pasar antara heli AW109M kelas 3 ton dan AW149M kelas 6,5 ton.

AW169M ditawarkan untuk dapat menjalankan beragam misi. Mulai dari pengintaian bersenjata, pengawalan, komando & kendali, operasi keamanan, penargetan tembakan, hingga dukungan tembakan dari udara.

Untuk menerbangkan AW169M cukup dikendalikan oleh seorang pilot, namun bisa juga ditemani kopilot. Kabin heli ini dapat menampung 8-10 personel serta muatan hingga 250 kg.

Dimensi AW169M terbilang kompak, memiliki panjang 14,6 m, lebar 2,5 m, tinggi 4,5 m, dan diameter rotor utam 12,2 m.

AW169M
Leonardo Helicopters

Sebagai tenaga penggerak AW169M menggunakan sepasang mesin turboshaft Pratt & Whitney PW210A masing-masing berdaya 1.000 shp.

Kecepatan maksimum yang dapat diraih AW169M mencapai 306 km/jam. Sementara jangkauan operasinya sejauh 550 km atau berdurasi terbang selama 3 jam.

Sebagai heli perang AW169M mendapatkan perangkat berupa lapisan perlindungan balistik di area kabin dan tangki bahan bakar internal. Heli juga mendapatkan kursi tahan benturan termasuk sistem penyimpanan bahan bakarnya.

Perangkat avionik yang diusung AW169M di antaranya Automatic Flight Control System (AFCS) yang terintegrasi, sistem manajemen informasi & komunikasi terkini, dan Helmet Mounted Display (HMD).

AW169M juga menerapkan glass cockpit  canggih yang kompatibel dengan Night Vision Goggles (NVG). Tersedia juga tiga tampilan multiguna dengan teknologi layar sentuh.

AW169M
Leonardo Helicopters

AW169M juga dibekali kamera FLIR (Forward Looking Infrared) yang memungkinkan pilot mengarahkan heli pada malam gulita atau dalam kondisi berkabut tebal.

Kelebihan lain yang ditawarkan AW169M adalah pemasangan perangkat peredam suara (kebisingan) dan sistem yang dapat mengurangi jejak panas mesin.

Sementara pilihan persenjataan yang dapat dibawa AW169M pada tiang gantungannya, berupa tabung roket kaliber 70 mm, tabung berisi kanon 20 mm, atau rudal antitank (ATGM).

Varian AW169M dikabarkan telah diminati oleh sebuah negara di kawasan Asia Tenggara.

Rangga Baswara Sawiyya

editor: ron raider

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *