SPH Archer 155, Sistem Artileri Medan Terbaru Buatan BAE Systems

AIRSPACE-REVIEW.com – Sistem SPH (Self Propelled Howitzer) varian terbaru Archer 155 garapan BAE Systems diluncurkan pertama kali dalam penyelenggaraan DSEI 2019 di Excel, London pada 10-13 September 2019 lalu.

BAE Systems mendesain wahana pengusung sistem artileri medan ini secara modular. Howitzer FH 77BW L52 kaliber 155 mm dapat dipasangkan ke beragam jenis truk sesuai keinginan pemesan.

Kendaraan yang dipamerkan kali ini menggunakan basis truk HX2 berpenggerak 8X8 buatan Rheinmettal-MAN. Keluarga truk HX2 sendiri memang telah diadopsi oleh Angkatan Darat Inggris.

HX2 dihela menggunakan mesin diesel MAN D2066 berkapasitas 10.518 cc berdaya 440 hp. Truk dilengkapi transmisi otomatis 12 maju dan 2 mundur. Kecepatan laju maksimum mencapai 100 km/jam di jalan datar dan berjangkauan operasi 483 km.

Archer 155
BAE Systems

Sebanyak tiga orang awak duduk terlindung dengan aman dalam kabin lapis baja. Cangkang HX2 dapat menangani peluru senapan serbu dan hantaman serpihan munisi artileri.

Hebatnya, sistem Archer 155 hanya membutuhkan waktu kurang 30 detik untuk mempersiapkan tembakan pertamanya. Kendaraan dilengkapi sistem pengisian munisi otomatis untuk 21 putaran dan dilengkapi sistem kalkulasi balistik canggih.

Sistem Archer 155 dapat menembakkan munisi hingga delapan putaran per menit. Bila menggunakan munisi konvensional jarak jangkaunya mencapai 40 km. Sementara bila menggunakan munisi presisi berpemandu Excalibur jaraknya meningkat hingga 60 km.

Archer 155
BAE Systems

Dilansir dari ukdefencejournal.org.uk, sistem baru Archer 155 dapat memberikan peningkatan dalam hal kecepatan, mobilitas, dan daya tembak guna mendukung gerak laju pasukan darat di garis depan.

Perlu diketahui, sebelum perusahaan Bofors bergabung dengan BAE Systems, sebagai platform pengusung howitzer FH 77 BW adalah truk Volvo A30D berpenggerak 6X6.

Semula sistem Archer 155 generasi pertama dikembangkan bersama oleh Swedia dan Norwegia di mana masing-masing negara berencana membeli 24 unit.

Archer 155
BAE Systems

Namun, tahun 2013 Norwegia menarik diri dari proyek tersebut. Akhirnya keseluruhan sistem Archer 155 generasi pertama diakuisisi oleh AD Swedia pada 2016.

Rangga Baswara Sawiyya

editor: ron raider

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *