Antisipasi Letusan Gunung Merapi, Basarnas Siagakan Kantor SAR Jogjakarta dan Semarang

ANGKASAREVIEW.COM – Terakhir kali Gunung Merapi memperlihatkan aktivitasnya hari Kamis (24/5/2018) lalu pukul 10.48 WIB dan hingga hingga Jum’at (25/5/2018) kemarin pukul 12.00 WIB, data pengamatan tidak menunjukkan aktivitas kegempaan yang signifikan.

Walau begitu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan/ BNPP (Basarnas) tetap menyiapkan tim dari Kantor SAR (Kansar) Jogjakarta dan Semarang untuk mengantisipasi letusan gunung tersebut.

Sesuai dengan Undang-undang no. 29 tahun 2014, tugas Basarnas adalah mencari, menolong, menyelamatkan dan mengevakuasi korban jiwa. Perihal bencana alam seperti erupsi ataupun letusan Gunung Merapi menjadi tugas pokok Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Akan tetapi, Basarnas tetap bersinergi dan berkoordinasi dengan BNPB untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Jadi tugas Basarnas itu adalah yang ada kaitan dengan korban jiwa. Merapi adalah tugasnya BNPB, namun demikian kita perlu sinergi, mengantisipasi. Jadi dengan adanya erupsi (efusif) Gunung Merapi, khususnya di dareah Jogjakarta, kami juga meyiapkan tim Basarnas yang ada di Jogjakarta, didukung dengan tim yang di Semarang dikerahkan untuk menghadapi ‘kalau’ hal tersebut (erupsi) menjadi ‘buruk’ (eksplosif),” terang Kepala Basarnas Marsdya TNI Muhammad Syaugi di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan, dengan adanya peristiwa alam ini, Basarnas baru dapat bergerak untuk melaksakanan tugasnya jika bencana tersebut telah mengakibatkan adanya korban jiwa atau telah ditetapkan status bencananya menjadi tanggap darurat.

Baca Juga:

KN SAR Laksmana (241), Kapal Produk Dalam Negeri Kekuatan Baru Basarnas

SDO 50V2 Dragon, Penyambung Mata Awak SAR

“Jadi kapan kalau ada bencana (alam) Basarnas itu akan masuk? Kalau dia (bencana) sudah di-declare (statusnya) menjadi tanggap darurat. Setelah tanggap darurat baru Basarnas di situ hadir,” paparnya.

Namun demikian, lanjut Syaugi, seperti saya bilang tadi, untuk sinergi dan kerja sama dengan stakeholder yang lain kami tetap antisipasi di sana untuk membantu instansi lain yang memerlukan kegiatan Basarnas yang ada di sana, walaupun belum ada korban jiwa.

(ERY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *