NASA Modali Lockheed Martin Buat Prototipe Pesawat Komersial Supersonik

ANGKASAREVIEW.COM – Badan Ruang Angkasa dan Aeronautika Nasional Amerika Serikat (NASA) telah memilih Lockheed Martin dan memodali perusahaan itu sebesar 247,5 juta dolar AS untuk membuat pesawat demonstrator berkecepatan supersonik.

Rancangan yang diberi nama Low-Boom Flight Demonstrator ini tidak lain merupakan “X-plane” yang nantinya akan dikembangkan menjadi pesawat komersial supersonik.

Modal yang digelontorkan NASA mencakup biaya untuk desain, pembuatan prototipe, hingga uji terbangnya. NASA turut menyertakan desain awal hasil penelitian mereka berbasis Quiet Supersonic Technology (QueSST) kepada Lockheed Martin.

Pengerjaan kontrak dilaksanakan secara efektif mulai 2 April 2018 hingga 31 Desember 2021 oleh Divisi Skunk Works Lockheed Martin Aeronautics Co di Palmdale, California. Pada tahun 2021 itu, pesawat demonstrator sudah harus melakukan penerbangan perdananya.

Dalam kontrak juga disebutkan, pesawat demonstrator harus dapat terbang hingga ketinggian 55.000 kaki dengan kecepatan 940 mil per jam (1.513 km/jam atau Mach 1,2). Pesawat tidak boleh menghasilkan sonic boom yang menggelegar, melainkan harus terdengar seperti suara pintu mobil saat ditutup.

NASA berpendapat, pesawat komersial supersonik masih dibutuhkan oleh manusia setelah era pesawat Concorde dihentikan operasonalnya tahun 2003.

Saat NASA menerima pesawat demonstrator nantinya, lembaga itu akan meneruskan uji penerbangan guna memastikan teknologi supersonik yang digunakan sesuai dengan permintaan dan aturan sistem ruang angkasa nasional. RONI SONTANI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *