Singapura Pesan 6 Tanker A330 MRTT, Satu Unit Segera Tiba

ANGKASAREVIEW.COM – Konsorsium pabrikan pesawat Eropa, Airbus Defence and Space, terlihat sedang menguji terbang tanker A330 MRTT pesanan untuk AU Singapura (RSAF) di kawasan pabriknya di Toulouse, Perancis pada 17 Februari 2018 lalu.

Pesawat telah menggunakan seragam resmi yang dibalur cat warna abu-abu. Berarti bahwa pesawat telah siap dikirimkan kepada sang pemesan. Rencananya, di RSAF pesawat ini akan menggantikan peran empat unit Boeing KC-135R Stratotanker.

AU Singapura memesan  6 A330 MRTT pada Maret 2014. Pesawat pertama telah melaksanakan penerbangan perdana pada 30 September 2016. Selanjutnya pesawat ini akan melakukan debut dalam parade udara di hadapan publik Singapura pada 1 September 2018 mendatang, bertepatan dengan hari jadi Komando Pertahanan Udara Singapura (RSAF) ke-50 tahun.

A330 MRTT, pesaing keluarga Boeing KC-767 (KC-46) sangat laku keras di pasaran. Pesawat ini telah digunakan oleh AU Inggris sebanyak 14 unit, Uni Emirat Arab 3 unit, Kerajaan Arab Saudi 6 unit, dan Australia 6 unit (pesan 1 lagi).

Airbus

Selain itu masih ada tujuh negara lainnya yang telah memesan A330 MRTT, yakni Belgia 1, Perancis 9, Jerman 4, Belanda 2, Norwegia 1, Korea Selatan 4, dan Singapura 6. Sementara Boeing KC-767A baru digunakan oleh AU Italia 4, Jepang 4, Kolombia 1, dan Brasil dalam pesanan 3 unit.

Sebagai pesawat angkut multiguna, A330 MRTT selain bertugas menjadi pesawat tanker bisa diubah fungsi sebagai pesawat angkut penumpang berkapasitas 300 orang. Pesawat ini juga mampu membawa kargo dengan muatan maksimum hingga 45 ton berupa 27 kontainer LD3 atau delapan palet militer. A330MRTT bisa berfungsi pula menjadi pesawat MedEvac dengan 40 tandu plus 20 kursi untuk staf medis dan 100 penumpang.

Sesuai dengan namanya ‘Multi Role Tanker Transport’, keserbagunaan pesawat berbadan tambun ini dapat digambarkan dalam sebuah misi penerbangannya dengan melakukan kombinasi multiperan sekaligus. Selain mampu “menyusui di udara” sebanyak empat pesawat tempur, dalam perutnya masih bisa mengangkut 50 personel plus 12 ton barang bawaan.

Istimewa

A330 MRTT dibangun menggunakan basis pesawat penumpang sipil A330-200 yang diawaki tiga orang, yakni dua pilot dan seorang operator AAR. Tenaga penggerak pesawat mengandalkan dua mesin turbofan dengan pilihan Rolls-Royce Trent 772B, General Electric CF6-80E1A4, atau Pratt & Whitney PW 4170. Kecepatan terbang maksimum mencapai 880 km/jam, ketinggian terbang hingga 13.000 m, dan jangkauan terbang ferry sejauh 14.800 km

Saat ini A330 MRTT digadang sebagai pesawat tanker berkapasitas terbesar dalam bawaan bahan bakarnya hingga 111 ton. Kemampuan ini lebih besar bandingkan dengan KC-767 yang hanya 72,8 ton.

Kelebihan lainnya, sistem pengisian bahan bakar di udaranya (AAR) bisa berupa teknik boom untuk jet tempur buatan AS seperti F-15, F-16, F-22, dan F-35A. Bisa juga dengan teknik hose untuk penempur buatan Eropa yakni Typhoon, Rafale, dan Gripen serta buatan Rusia seperti keluarga Su-27 dan MiG-29. RANGGA BASWARA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *