Mantap! F-15E AS Kini Mampu Angkut Misil Standoff Jarak Jauh

ANGKASAREVIEW.COM – Ada kabar baru tentang pesawat jet tempur F-15E Strike Eagle milik militer Amerika Serikat (AS). Pesawat jet ini telah ditingkatkan kemampuannya dan telah mampu untuk menembakkan misil jarak jauh untuk menyerang target darat.

Misil tersebut adalah JASSM-ER (Joint Air-to-Surface Standoff Missile-Extended Range), yang telah memiliki debut operasional secara penuh pada Februari ini. Demikian diinformasikan Lockheed Martin pada 6 Februari lalu.

Dalam keterangan resminya, Jeffrey Foley, Program Director of Long Range Strike Systems Lockheed Martin mengatakan bahwa F-15E Strike Eagle telah memperluas fleksibilitas misi JASSM-ER. Tercatat saat ini AS masih mengoperasikan sebanyak 219 armada F-15E Strike Eagle.

Baca Juga:

Tampil Trio, 1 F-15SG + 2 F-16C RSAF Beri Kejutan Baru di Singapore Airshow 2018

Hebat Mana: F-15SG atau Su-30MKM? Nilai Sendiri di Singapore Airshow 2018

Misil Standoff jarak jauh ini dapat terbang lebih dari 500 mil laut, kurang lebih 2,5 kali lipat lebih dahsyat dari versi dasar JASSM.

BACA  Satu Lagi, China Sukses Kembangkan Drone Serang Bermesin Ganda Tengoen TB001

Misil ini diharapkan dapat menghajar target yang ada di darat dan laut tanpa membahayakan pilot dari serangan pesawat musuh, karena misil ini mampu menyerang daru jarak yang cukup jauh. Pesawat pembom B2 Spirit, B1B Lancer dan B-52 Stratofortress juga dipersenjatai dengan misil JASSM seperti halnya F-16 Fighting Falcon.

Militer AS pun akhirnya mempertimbangkan untuk mempersenjatai penempur-penempur F-35 Lighting II dan F/A-18 Hornet dengan misil bernafas panjang ini juga.

Lockheed Martin telah meraih 413 juta dolar AS pada tahun lalu oleh Angkatan Udara AS (US Air Force/ USAF) untuk memproduksi 360 pucuk misil JASSM-ER. Polandia juga mengikuti jejak AS untuk membeli misil tersebut untuk disematkan  pada armada F-16 mereka.

BACA  Laporan dari Rusia: Resmi Digelar, ARMY 2018 Surga Pecinta Alutsista Rusia

JASSM-ER merupakan sistem misil yang mirip dengan misil jelajah. Misil ini juga dilengkapi dengan sistem navigasi inersia, sistem pengaturan posisi global dan sensor inframerah untuk mencari dan menghancurkan target. (ERY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *