Selesaikan Uji Coba Final, Ka Bandara Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi

ANGKASAREVIEW.COM – 25 Desember yang lalu, Direktur Jenderal Perkeretapian, Zulfikri, kembali melakukan peninjauan lapangan sekaligus uji coba final untuk memastikan kesiapan dan kehandalan sarana dan prasarana KA Bandara Soekarno-Hatta. Sesuai dengan rencana, hari ini (Selasa, 2/1/2018) pengoperasian KA Bandara Soekarno–Hatta pun diresmikan.

Beberapa waktu sebelumnya juga telah dilakukan pengujian dan sertifikasi terhadap sarana dan prasarana berikut fasilitas operasinya serta kesiapan SDM. Awal Desember 2017, sarana KA Bandara Soekarno– Hatta menjalani uji coba tanpa membawa penumpang.

Kemudian pada 24-25 Desember 2017 KA Bandara Soekarno-Hatta dijalankan penuh sebanyak 42 perjalanan per hari, sebagai ujicoba final dengan fokus terhadap penyesuaian jadwal perjalanan serta ketepatan waktu.

Pada 27 Desember 2017 dilakukan soft launching KA Bandara Soekarno-Hatta dengan tarif promo Rp. 30.000,- per penumpang.

Baca Juga: Resmi Beroperasi, KA Bandara Soekarno-Hatta Mulai Layani Masyarakat Umum

Peresmian pengoperasian KA Bandara Soekarno– Hatta dimaksudkan untuk penyediaan transportasi antar moda yang nyaman dan aman dari dan menuju bandara. Selama persiapan peresmian pengoperasian tersebut, Menteri Perhubungan menginstruksikan kepada seluruh pihak terkait terutama Direktorat Jenderal Perkeretaapian untuk secara intensif melakukan peninjauan dan uji coba di lapangan.

KA Bandara Soekarno-Hatta melalui rute sejauh 37,6 Km yang ditempuh dalam waktu 55 menit. Jalur KA sepanjang 25,3 Km merupakan jalur KA eksisting dari Stasiun Manggarai sampai Stasiun Batu Ceper. Sedangkan 12,3 Km sisanya, yakni jalur KA dari Stasiun Batu Ceper ke Stasiun Bandara Soekarno – Hatta merupakan jalur baru.

Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, penumpang KA Bandara dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menuju Terminal 1, 2 dan 3 karena KA Bandara Soekarno-Hatta terkoneksi dengan Automated People Mover System (APMS) atau skytrain.

Baca Juga: Penumpang Kereta Bandara Siap Didukung 15 Bus Feeder BPTJ

Untuk dua bulan pertama, berlaku tarif promo KA Bandara sebesar RP 70.000,- dan selanjutnya berlaku tarif normal KA Bandara yang ditetapkan operator sebesar Rp 100.000,-.

Menteri Perhubungan menghimbau agar tarif KA Bandara dapat dijangkau oleh masyarakat sehingga memperbesar kesempatan masyarakat untuk memanfaatkan moda transportasi ini.

Nilai investasi proyek ini menyedot anggaran sebesar Rp. 3,6 Triliun yang dibiayai oleh tiga perusahaan yakni, PT. Railink, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT. Angkasa Pura II (Persero). FERY SETIAWAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *