AIRSPACE REVIEW – Gulf Air resmi memesan 15 Boeing 787 Dreamliner di Dubai Airshow 2025, dengan opsi pembelian tiga unit lagi. Pemesanan ini memperkuat pembaruan armada perusahaan dan memperluas komitmennya untuk rute jarak jauh.
Penandatanganan kontrak berlangsung pada 18 November, sebagai kelanjutan dari negosiasi yang dimulai pertengahan tahun, ketika maskapai Bahrain tersebut mengumumkan komitmen awal 12 jet, dengan opsi enam unit lagi.
Kini, pesanan tetap tersebut telah meningkat dan memperkuat strategi Gulf Air untuk menjadikan Boeing 787 sebagai poros utama operasi jarak jauhnya.
Dreamliner menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar, jangkauan, dan peningkatan kenyamanan, dengan jendela yang lebih besar, tekanan yang lebih rendah, dan sistem yang mengurangi efek turbulensi.
Dengan armada sekitar sepuluh pesawat 787-9 saat ini, Gulf Air berpotensi mengoperasikan hingga 27 pesawat keluarga Dreamliner jika semua opsi dilaksanakan.
Ekspansi ini dapat mendorong pembukaan kembali rute-rute strategis dan meningkatkan konektivitas internasional dari Manama, termasuk destinasi-destinasi yang baru-baru ini dibuka kembali seperti rute langsung ke New York, yang kembali dibuka pada tahun 2025 setelah hampir tiga dekade.
Langkah Gulf Air ini diambil di tengah persaingan ketat antarmaskapai Teluk untuk kapasitas dan jangkauan global, dengan munculnya pesanan baru berskala besar di Dubai, Abu Dhabi, dan Doha. (RNS)

