Ini dia rahasia serangan rudal Storm Shadow/SCALP EG Ukraina selalu berhasil, peran dari rudal umpan ADM-160 MALD yang diluncurkan Su-27 dan MiG-29

Ukraina gunakan rudal umpan ADM-160 MALD sebelum meluncurkan Storm ShadowVia X

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara Ukraina (UAF) memamerkan sebuah rudal pengumpan yang dikenal sebagai ADM-160 MALD (Miniature Air Launched Decoy) pada jet tempur Su-27 dan MiG-29-nya.

Hal ini terlihat dari rekaman yang dirilis baru-baru ini oleh UAF, yang menunjukkan rudal bodong tersebut dipasang pada tiang gantungan senjata di sayap pesawat yang telah dimodifikasi untuk dapat membawa beragam persenjataan buatan Barat.

MALD menyerupai rudal jelajah yang dirancang untuk memancing, membuat bingung, dan mengalihkan perhatian sistem pertahanan udara musuh. Rudal tak berhulu ledak ini bukan untuk menyerang target secara kinetik.

Bukti pertama UAF telah mengadaptasi MALD pada jet tempurnya, muncul tahun 2023 ketika ditemukan puing-puing MALD di wilayah udara Luhansk, Ukraina timur. Pada akhir tahun tersebut, juga ditemukan banyak puing-puing yang sama di wilayah Kherson, Ukraina selatan.

Setahun kemudian pada 2024, muncul penampakan MiG-29 yang dilengkapi perangkat tersebut.

Sejak diperkenalkan, MALD telah memainkan peran penting bagi UAF menyediakan cara baru untuk mengalihkan perhatian dan membingungkan sistem pertahanan udara Rusia.

MALD ditenagai oleh turbojet kecil, yang terlihat tertutup penutup dalam video terbaru. Penutup ini akan terlepas setelah umpan diluncurkan, dan kemudian terbang di sepanjang rute yang telah diprogram.

Ukraina biasanya meluncurkan MALD yang mampu menjangkau jarak 800 km tersebut sebelum melaksanakan serangan udara yang melibatkan rudal jelajah seperti Storm Shadow/SCALP EG, sehingga hasil serangan lebih efektif.

“Rudal-rudal ini dirancang untuk menahan beban pertahanan udara, untuk memberikan gangguan. Rudal ini merupakan umpan bagi sistem pertahanan udara. Pada saat yang sama, di lapangan terbang lain, rekan-rekan kami sedang memprogram rudal Storm Shadow atau SCALP untuk menyerang musuh. Bekerja sama dengan kelompok penyerang selama operasi semacam itu, kami menggunakan rudal anti-radar HARM,” kata sumber militer Ukraina dikutip TWZ.

Bukan kebetulan bahwa MALD mulai muncul dalam konflik sekitar waktu yang sama dengan terjadinya serangan Storm Shadow pertama, dan di wilayah yang sama.

Untuk mendukung serangan rudal jelajah, umpan ini menawarkan tanda radar yang lebih jelas daripada senjatanya, sehingga dapat menarik tembakan dari pertahanan udara musuh dan melindungi rudal tersebut.

MALD hanyalah salah satu faktor yang dapat membantu memastikan keberhasilan serangan Storm Shadow maupun SCALP EG Ukraina.

Selain memberikan dukungan langsung untuk serangan rudal jelajah tertentu yang diluncurkan dari udara, keberadaan MALD membantu militer Ukraina secara lebih umum.

Dengan menggunakannya melawan pertahanan udara Rusia, terutama beberapa sistem terbaru dan paling mumpuni, intelijen yang berharga dapat diperoleh.

Informasi ini kemudian dapat diumpan balik ke perencana misi dan spesialis peperangan elektronik. Hampir pasti, informasi ini juga akan diumpan balik ke Amerika Serikat, menurut TWZ. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *