Su-34M mendarat menggunakan perut pesawat, kedua pilotnya keluar tanpa cedera, Rusia: Pesawat sangat tangguh

Su-34Artyom Anikeev

AIRSPACE REVIEW – Pesawat pembom-tempur Su-34M Rusia baru-baru ini melakukan pendaratan darurat di landasan dengan menggunakan bagian perutnya. Setelah pesawat berhenti, kedua awaknya keluar dari pesawat tanpa cedera.

Surat kabar Krasnaya Zvezda melaporkan, kedua pilot Su-34M tidak menggunakan kursi lontar, walaupun hal itu sangat dimungkinkan.

“Keandalan pesawat ini telah menjadi legenda. Musim semi ini, pesawat tempur-pengebom generasi keempat Rusia berhasil mendarat dengan perut pesawat, dengan roda-rodanya terangkat. Hebatnya, awak dan pesawat tidak mengalami cedera,” tulis surat kabar tersebut.

Keadaan darurat terjadi ketika sasis dan roda hidung pesawat gagal mengembang.

Dalam kondisi seperti itu, pilot diizinkan untuk melontarkan diri. Namun, awak pesawat meminta izin untuk melakukan pendaratan perut dan dengan demikian menyelamatkan pesawat.

Pendaratan darurat menggunakan perut pesawat (belly landing) bukanlah yang pertama dilakukan oleh jet Su-34. Pada Maret lalu sebuah Su-34 (NATO: Fullback) Rusia juga melakukan belly landing di sebuah pangkalan yang tidak disebutkan namanya.

Dalam rekaman yang beredar di X terlihat pesawat melakukan pendaratan dengan tenang. Saat pesawat menyentuh landasan terlihat kepulan debu seperti lazimnya pendaratan pesawat.

Pesawat kemudian meluncur di landasan dan pada jarak kurang lebih sepertiga dari total jarak pendaratan pesawat mengeluarkan parasut pengereman (drag chute).

Pilot tidak melakukan eject dan pesawat terus meluncur hingga akhirnya berhenti dengan keadaan api yang mengecil.

Media Rusia melaporkan, pendaratan darurat itu berhasil dilakukan tanpa menimbukan cedera terhadap kedua pilot pesawat.

Insiden tersebut secara tidak langsung memperlihatkan kekuatan bodi pesawat serta keahlian pilot mendaratkan pesawat secara darurat tanpa roda. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *