Guna memperkuat misi serangan jarak jauh, India akan mengakuisisi rudal jarak jauh Air LORA dari Israel

Rudal Air LORA IsraelIAI

AIRSPACE REVIEW – Guna meningkatkan kemampuan serangan presisi jarak jauhnya, Angkatan Udara India (IAF) dilaporkan akan mengakuisisi rudal jarak jauh yang diluncurkan dari udara Air LORA buatan Israel.

Rudal yang dikembangkan oleh Israel Aerospace Industries (IAI) ini memiliki jangkauan jarak hingga 430 km, yang memungkinkan jet tempur India untuk melakukan serangan tanpa menyeberang ke wilayah udara lawan.

Diklaim, Air LORA memiliki tingkat kesalahan melingkar (CEP) kurang dari 10 m, berkat sistem pemandu navigasi inersia, GPS, dan terminal TV.

Dengan tingkat kepresisian yang tinggi, rudal dapat diandalkan untuk menghancurkan target strategis musuh seperti bunker komando, penyimpanan rudal, dan pangkalan udara.

Akuisisi ini diperkirakan akan didukung oleh perjanjian produksi bersama antara IAI dan Bharat Electronics Limited (BEL), sehingga memungkinkan manufaktur lokal di bawah inisiatif “Make in India”.

Belum diketahui jet tempur apa saja yang dapat meluncurkan Air LORA, namun produk Israel umumnya kompatibel dengan pesawat buatan Barat, seperti Rafale milik IAF.

Untuk spesifikasinya, Air LORA memiliki berat 1.600 kg, panjang 5,2 m, diameter 62 cm, dan muatan hulu ledak 570 kg.

Varian Air LORA dikembangkan oleh IAI berdasarkan rudal permukaan ke permukaan LORA (Long Range Artileri).

LORA sendiri telah teruji dalam perang saat digunakan oleh Angkatan Bersenjata Azerbaijan dalam konflik Nagorno-Karabakh tahun 2020 melawan Armenia.

Sedangkan Air LORA kemungkinan telah digunakan dalam Perang 12 Hari melawan Iran, meskipun Angkatan Pertahanan Israel (IDF) belum mengkonfirmasinya. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *