PT PAL Indonesia gandeng Aselsan dari Turkiye untuk perkuat sistem persenjataan proyek kapal perang

PT PAL dan Aselsan lakukan kerja sama_PT PAL

AIRSPACE REVIEW – PT PAL Indonesia menggandeng Aselsan, sebuah perusahaan teknologi pertahanan asal Turkiye untuk memperkuat sistem persenjataan berbagai proyek kapal perang.

Penandatanganan kerja sama dilakukan di ajang Indo Defence 2024 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat pada hari Kamis, disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan bersama Wakil Menteri Pertahanan Turkiye.

Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan, kerja sama ini bagian dari upaya memperkuat interoperabilitas dan kesiapan alutsista nasional dalam menghadapi keamanan maritim regional.

“Bersama Aselsan, hal ini menjadi bukti konkret relasi antar industri pertahanan global antara Indonesia–Turkiye sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral,” kata Djenod.

Selain melakukan penandatanganan kerja sama, pada kesempatan yang sama PT PAL Indonesia juga menerima sertifikat penetapan komponen pendukung pertahanan negara dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Penyerahan sertifikat diberikan langsung oleh Wamenhan RI.

“Ini bentuk validasi akan urgensi produk PT PAL dalam sistem pertahanan negara dan PT PAL sebagai Lead Integrator Matra Laut,” ujar Djenod.

Sementara itu, Wamenhan RI menyampaikan penetapan komponen pendukung pertahanan negara merupakan wujud nyata dalam pemanfaatan sumber daya nasional untuk menjaga kedaulatan. Ia menambahkan saat ini Indonesia menghadapi kondisi geopolitik dunia yang tidak menentu.

Hal ini menuntut pemerintah untuk terus memperkuat sistem pertahanan negara dengan cara berinovasi dan membangun kemandirian industri pertahanan melalui pengelolaan sumber daya nasional.

“Dalam konteks pertahanan memiliki tujuan strategis yaitu mengubah seluruh potensi yang dimiliki bangsa menjadi kekuatan yang siap di mobilisasi,” kata Donny.

“Pertahanan negara yang tangguh adalah fondasi utama bagi terciptanya stabilitas nasional sebagai upaya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.” pungkasnya. (RNS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *