India akhirnya mengakui kehilangan jet tempur dalam konflik militer dengan Pakistan, tetapi menolak memberikan rincian soal jenis pesawat dan jumlahnya

Indian Air Force RafalesAFP

AIRSPACE REVIEW – India untuk pertama kali akhirnya mengakui telah kehilangan jet tempur mereka dalam konflik militer singkat dengan Pakistan pada awal Mei lalu. Namun, pejabat tinggi militer yang diwawancarai media menolak memberikan rincian mengenai jenis pesawat dan berapa jumlah yang hilang.

Sebelumnya, militer Pakistan mengklaim telah menembak jatuh enam jet tempur Angkatan Udara India (IAF), termasuk tiga pesawat Rafale buatan Prancis.

Tidak hanya Pakistan, India pun mengklaim berhasil menjatuhkan jet tempur negara tetangganya tersebut dalam pertempuran udara jarak jauh yang dilaporkan melibatkan lebih dari 125 pesawat.

Kepala Staf Pertahanan India Jenderal Anil Chauhan adalah pejabat yang mengakui India menderita kerugian awal di udara dalam konflik dengan Pakistan, tetapi ia menolak memberikan rincian.

“Yang penting adalah… bukan jet yang ditembak jatuh, tetapi mengapa mereka ditembak jatuh,” ujarnya kepada Bloomberg TV di sela-sela Dialog Shangri-La di Singapura.

Namun, ia membantah klaim Pakistan yang menyebut behasil menembak jatuh enam pesawat tempur India.

“Sama sekali tidak benar,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa India mendapat pelajaran dan memahami kesalahan taktis yang dibuat.

“Bagian baiknya adalah kita mampu memahami kesalahan taktis yang kita buat, memperbaikinya, memperbaikinya, dan kemudian menerapkannya lagi setelah dua hari dan menerbangkan semua jet kita lagi, menargetkan dari jarak jauh,” jelas Chauhan.

Dalam pernyataan terpisah kepada Reuters di Singapura, ia mengatakan bahwa setelah memperbaiki taktik pertempuran, India kembali lagi menyeranq pakistan pada hari-hari berikutnya.

“Kami kembali pada tanggal 7, 8 dan 10 dalam jumlah besar untuk menyerang pangkalan udara jauh di dalam Pakistan, menembus semua pertahanan udara mereka tanpa hukuman, melakukan serangan presisi,” papar dia.

“Angkatan udara India menerbangkan semua jenis pesawat dengan semua jenis persenjataan pada tanggal 10,” lanjut dia.

India sebelumnya mengatakan rudal dan dronenya menyerang sedikitnya delapan pangkalan udara Pakistan di seluruh negeri pada hari itu, termasuk satu di dekat ibu kota Islamabad.

Direktur Jenderal Operasi Udara India, Marsekal Udara AK Bharti, telah mengatakan dalam konferensi pers awal bulan ini bahwa kerugian adalah bagian dari pertempuran dan India telah menembak jatuh beberapa jet Pakistan.

Islamabad membantah telah mengalami kerugian pesawat tetapi mengakui pangkalan udaranya mengalami beberapa serangan dengan menggambarkan dampaknya yang kecil.

Beberapa serangan dilaporkan terhadap pangkalan di dekat fasilitas nuklir Pakistan di Kirana Hills, Provinsi Punjab, tetapi militer India mengatakan fasilitas itu sendiri tidak menjadi sasaran.

“Sebagian besar serangan dilakukan dengan akurasi yang sangat tinggi, beberapa bahkan hingga satu meter, ke titik dampak rata-rata yang kami pilih,” ujar Chauhan. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *