Iran kembangkan drone Arash-2, diduga untuk serang Israel

Drone Arash-2 IranREUTERS

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Iran sedang mengembangkan drone bunuh diri jarak jauh canggih, Arash-2. Diduga, drone ini akan digunakan untuk menyerang Tel Aviv dan Haifa Israel.

Kantor berita Mehr News pada Senin (12/9/2022) mengutip Kepala Angkatan Darat Iran Brigadir Jenderal Kiomars Heidari mengatakan, drone yang dijuluki Arash-2 adalah versi terbaru dari Arash-1.

Ketegangan meningkat antara Iran dan Israel karena rezim Zionis meningkatkan serangan terhadap target Teheran di Suriah.

Israel juga sangat menentang kebangkitan kembali kesepakatan nuklir Iran.

Sementara itu, Amerika Serikat pekan lalu mengumumkan sanksi baru terhadap satu perusahaan Iran.

Perusahaan tersebut terlibat dalam pengiriman drone ke Rusia. Tiga perusahaan Iran yang mengerjakan produksi drone untuk Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), angkatan udara, dan angkatan laut, juga terkena sanksi AS.

Wakil Menteri Keuangan AS untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan Brian Nelson mengatakan, Washington berkomitmen untuk menegakkan sanksi terhadap Rusia dan Iran.

Washington meminta pertanggungjawaban mereka yang mendukung perang Rusia di Ukraina.

“Rusia membuat pilihan yang semakin putus asa untuk melanjutkan perangnya yang tidak beralasan melawan Ukraina, terutama dalam menghadapi sanksi dan kontrol ekspor kami yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya.

Nelson memperingatkan bahwa pemerintahan Biden tidak akan ragu untuk menargetkan produsen dan pemasok lain yang membantu program drone Iran.

-Jaden-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *