Pertahanan India: Kapal patroli NGOPV pertama buatan dalam negeri siap diluncurkan
Wikimedia AIRSPACE REVIEW – Perusahaan galangan kapal India, Garden Reach Shipbuilders and Engineers (GRSE) Ltd, bersiap meluncurkan kapal pertama dari varian Kapal Patroli Lepas Pantai Generasi Baru (Next Generation Offshore Patrol Vessel atau NGOPV) untuk Angkatan Laut India pada Rabu, 20 Mei 2026.
Peluncuran ini menandai tonggak sejarah penting dalam program pembangunan kapal perang domestik India.
Pejabat terkait menyatakan, kapal perang baru ini dibangun dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang sangat tinggi, sekaligus memberikan dorongan besar bagi visi kemandirian pertahanan negara tersebut, yakni inisiatif Atmanirbhar Bharat.
Upacara peluncuran kapal dijadwalkan akan dihadiri oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut India, Vice Admiral Sanjay Vatsayan selaku tamu kehormatan, sementara istrinya, Sarita Vatsayan, akan meresmikan peluncuran kapal tersebut secara langsung.
Sebagai bagian dari proyek empat unit kapal NGOPV yang dipercayakan kepada GRSE, kapal perang generasi baru ini dirancang jauh lebih besar, memiliki daya tahan (endurance) yang lebih lama, serta dipersenjatai dengan daya gempur yang lebih kuat dibandingkan kapal patroli generasi sebelumnya.
Kapal tangguh ini memiliki panjang sekitar 113 m dan lebar 14,6 m, dan bobot perpindahan air (displacement) sebesar 3.000 ton.
Kapal dengan daya tampung 12 perwira dan 100 bintara pelaut ini mampu hingga kecepatan maksimal 23 knot, dengan daya jelajah mencapai 8.500 mil laut pada kecepatan ekonomis 14 knot.
Berkat desain modern dengan kebutuhan sarat air (draught) yang dangkal, hanya sekitar 4 m, kapal NGOPV sangat fleksibel karena mampu beroperasi secara efektif di perairan pesisir dangkal maupun laut lepas.
Angkatan Laut India memproyeksikan kapal ini untuk mengemban berbagai misi penting di kawasan samudra.
Misi-misi tersebut antara lain pengamanan aset lepas pantai dan patroli wilayah pesisir, ,operasi interdiksi maritim serta pencegatan (visit, board, search and seizure/VBSS), pengawasan, peperangan ranjau, serta dukungan untuk operasi khusus, misi luar daerah (Out of Area Contingency Operations), evakuasi warga sipil (non-kombatan), pengawalan konvoi, antipembajakan, dan penanggulangan infiltrasi ilegal.
Kapal juga dapat digunakan untuk pemberantasan pemburu liar (poachers) dan penyelundup manusia (traffickers), bantuan kemanusiaan, penanggulangan bencana (HADR), serta operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).
Selain fungsi tempur dan keamanan, kapal generasi baru ini dirancang secara modular agar dapat beralih fungsi menjadi kapal rumah sakit darurat, kapal intelijen komunikasi (COMINT), hingga menyediakan dukungan pemeliharaan armada logistik di tengah laut selama penugasan panjang.
GRSE sendiri memiliki rekam jejak yang panjang dalam merancang dan mengirimkan berbagai kapal patroli lepas pantai berkualitas tinggi untuk Angkatan Laut maupun Penjaga Pantai India.
Salah satu prestasi puncaknya adalah saat membangun MCGS Barracuda pada tahun 2014. Ini adalah kapal perang pertama yang diekspor India ke Mauritius, yang kemudian memperoleh Penghargaan Keunggulan (Award of Excellence) dari Menteri Pertahanan India atas keberhasilan tim desain internal mereka. (PN)

