Twinjet terbesar sejagat: Boeing 777X pesanan Lufthansa sukses terbang perdana
Boeing/Lufthansa AIRSPACE REVIEW – Industri penerbangan dunia baru saja menyaksikan tonggak sejarah baru. Pesawat Boeing 777-9 pertama yang diproduksi khusus untuk maskapai Jerman, Lufthansa, telah berhasil menyelesaikan penerbangan perdananya pada 8 Mei 2026 di Amerika Serikat.
Peristiwa ini bukan sekadar uji coba biasa, melainkan sinyal kuat bahwa raksasa bermesin ganda terbesar di dunia ini semakin dekat untuk melayani penumpang secara resmi.
Pesawat dengan registrasi sementara N20080 tersebut lepas landas dari landasan pacu Paine Field di Everett, Washington. Dalam misi penerbangan perdana ini, jet gigantis ini mengudara selama kurang lebih 3 jam 27 menit.
Selama pengujian, Boeing 777X mencapai ketinggian jelajah hingga 39.000 kaki, melintasi wilayah udara Washington dan Oregon sebelum akhirnya mendarat kembali dengan mulus di bandara asal.
Berbeda dengan unit uji coba yang digunakan Boeing sebelumnya, pesawat ini merupakan unit produksi penuh.
Hal ini berarti pesawat tersebut telah dilengkapi dengan interior kabin penumpang yang lengkap, termasuk konsep kabin premium terbaru dari Lufthansa yang sangat dinantikan, yaitu “Allegris”.
Keberhasilan terbang perdana ini menjadi kabar baik bagi Boeing di tengah tantangan sertifikasi dan penundaan jadwal yang sempat menghambat program 777X selama beberapa tahun terakhir.
Sebagai varian terbaru, Boeing 777-9 menawarkan efisiensi dan kapasitas yang luar biasa.
Agar dapat beroperasi di bandara-bandara yang ada, ujung sayap pesawat ini dapat dilipat saat di darat, namun tetap memiliki rentang sayap lebar saat terbang untuk efisiensi aerodinamika yang maksimal.
Pesawat ditenagai dua mesin GE9X, sistem propulsi turbofan terbesar dan tercanggih yang pernah diciptakan.
Boeing 777-9 mampu mengangkut hingga 426 penumpang dalam konfigurasi dua kelas standar, dengan jangkauan terbang mencapai 13.500 kilometer.
Lufthansa, yang telah memesan pesawat ini sejak 2013 sebagai salah satu launch customer, berencana mulai mengoperasikan 777X pada tahun 2027.
Kehadiran armada ini nantinya akan menggantikan peran pesawat-pesawat tua seperti Boeing 747-400 yang saat ini masih dipertahankan akibat keterlambatan pengiriman unit baru.
Dengan suksesnya penerbangan perdana ini, Lufthansa kini semakin mantap mempersiapkan operasionalnya, termasuk pelatihan pilot yang sudah didukung dengan simulator canggih di Frankfurt.
Sedikit tambahan perbandingan dengan kompetitornya, pesaing terdekat Boeing 777-9 adalah Airbus Airbus A350-1000.
Bila Boeing 777-9 belum beroperasi, A350-1000 sudah beroperasi luas dan digunakan oleh maskapai dunia seperti Qatar Airways, Cathay Pacific, dan British Airways.
A350-1000 berukuran sedikit lebih kecil dibandingkan 777-9. Kapasitasnya penumpangnya pun lebih sedikit, yakni 350-410 kursi , bandingkan dengan kapasitas 777-9 yang dapat mengangkut hingga 426 kursi. (RF)

