Vietnam siapkan Rp14,8 triliun untuk borong rudal BrahMos dan kapal patroli dari India
AP AIRSPACE REVIEW – Vietnam memperkuat kerja sama pertahanan dengan India melalui rencana pembelian sistem persenjataan secara besar-besaran. Fokus utama dari kerja sama ini adalah akuisisi rudal jelajah supersonik BrahMos, sejumlah kapal patroli lepas pantai (OPV), dan kapal cepat.
Upaya ini menyusul kunjungan kenegaraan Presiden Vietnam, To Lam, ke India baru-baru ini. Kedua negara bersepakat untuk meningkatkan status hubungan menjadi kemitraan strategis komprehensif yang ditingkatkan (Enhanced Comprehensive Strategic Partnership).
Sekretaris Kementerian Luar Negeri India, P. Kumaran, seperti diberitakan Naval News, menyatakan Vietnam dan India telah mengidentifikasi proyek-proyek pertahanan senilai kurang lebih 300 juta USD (sekitar Rp4,8 triliun) yang akan didanai melalui lini kredit (Line of Credit) sebesar USD 500 juta yang diberikan India sebelumnya.
Vietnam berencana membeli tiga hingga empat kapal patroli lepas pantai (OPV) kelas baru dari India. Selain itu, terdapat rencana pengadaan 14 unit kapal patroli cepat (high-speed patrol boats).
Di sisi yang lain, diskusi mengenai pengadaan sistem rudal BrahMos dikabarkan telah memasuki tahap lanjut.
Jika terealisasi, nilai kesepakatan rudal ini diperkirakan mencapai USD 629 juta (sekitar Rp10 triliun), yang mencakup pelatihan dan dukungan logistik. Sehingga total anggaran yang disiapkan Vietnam mencapai Rp14,8 triliun.
Disebutkan bahwa sisa dana dari lini kredit akan dialokasikan untuk pemeliharaan kapal perang Angkatan Laut Vietnam yang sudah ada serta pembelian baterai untuk kapal selam kelas Kilo.
Sebagian dari kapal-kapal tersebut kemungkinan besar akan dibangun di galangan kapal Vietnam di bawah skema transfer teknologi.
Kerja sama Vietnam dan India bukan yang pertama bagi kedua negara. Pada tahun 2022, India telah menyerahkan 12 unit kapal penjaga pantai cepat ke Vietnam, di mana 7 unit di antaranya dirakit langsung di galangan kapal Hong Ha, Vietnam.
Selain pengadaan kapal dan rudal, India juga menawarkan jasa pemeliharaan, perbaikan, dan modernisasi (Maintenance, Repair, and Overhaul/MRO) untuk jet tempur Su-30 dan kapal selam buatan Rusia milik Vietnam.
Kerja sama ini menandai posisi Vietnam sebagai salah satu pelanggan utama industri pertahanan India di Asia Tenggara.
Pengadaan rudal BrahMos dianggap sebagai langkah strategis bagi Vietnam untuk meningkatkan kemampuan pertahanan maritimnya di tengah dinamika keamanan di Laut China Selatan.
Dengan kecepatan mencapai Mach 2.8 hingga 3.0, rudal BrahMos merupakan salah satu rudal jelajah antikapal tercepat di dunia, yang akan memberikan daya getar signifikan bagi angkatan bersenjata Vietnam. (RF)

