AIRSPACE REVIEW – Kapal patroli baru pesanan Maroko dari Spanyol, RMNS Moulay Hassan dengan nomor lambung 502 telah menyelesaikan uji coba lautnya pada 27 April 2026.
Uji coba yang sukses ini menandai langkah penting kapal menuju penugasan resmi oleh Angkatan Laut Kerajaan Maroko (RMN) yang diperkirakan pada pertengahan tahun ini.
RMNS Moulay Hassan siap menjalankan beragam misi di wilayah perairan Atlantik, Mediterania, dan koridor Selat Gibraltar.
Sebelumnya, kapal tersebut diluncurkan pada 27 Mei 2025 dari fasilitas galangan kapal Navantia di San Fernando, Spanyol.
Meskipun tergolong sebagai kapal patroli, RMNS Moulay Hassan dibangun berdasarkan korvet multi peran Avante 1800 milik Navantia.
Kapal ini memiliki panjang 87 m, lebar 13 m, bobot 2.020 ton pada muatan penuh, dan akomodasi untuk sekitar 60 personel.
Untuk sistem propulsinya, RMNS Moulay Hassan didukung oleh pengaturan CODAD, yang menggunakan empat mesin diesel MAN 175D dan lima set generator Baudouin 6 M26.3.
Kecepatan maksimum kapal mencapai 24 knot, dengan jangkauan dilaporkan mencapai 4.000 mil laut pada kecepatan jelajah 15 knot.
Dengan kemampuan tersebut, RMNS Moulay Hassan dapat diandalkan mengawal lalu lintas kapal dagang, memantau zona penangkapan ikan, serta misi pencarian dan penyelamatan (SAR).
Konfigurasi persenjataan akhir pada RMNS Moulay Hassan belum diungkapkan secara resmi, tetapi desain Avante 1800 biasanya mengusung meriam laut 76 mm dan dua kanon otomatis 25/30 mm.
Persenjataan lainnya mencakup juga rudal permukaan ke udara dan rudal permukaan ke permukaan antikapal.
Kapal patroli ini dilengkapi dengan radar pengawasan 3D, sensor elektro optik, peralatan peperangan elektronik, dan sistem manajemen tempur yang terintegrasi.(RBS)

