AIRSPACE REVIEW – Untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir, layanan penerbangan penumpang langsung antara Amerika Serikat dan Venezuela kembali beroperasi.
Pada 30 April 2026, maskapai American Airlines resmi meluncurkan kembali rute harian yang menghubungkan Miami dengan Caracas.
Langkah ini dilakukan setelah otoritas federal AS mencabut larangan layanan udara komersial langsung ke Venezuela yang diberlakukan sejak tahun 2019.
Penerbangan perdana lepas landas dari Bandara Internasional Miami (MIA) pada pukul 10:11 waktu setempat menuju Caracas.
Penerbangan ini dioperasikan oleh Envoy Air, anak perusahaan regional milik American Airlines, menggunakan pesawat Embraer E175.
Menariknya, pesawat yang digunakan adalah armada yang sama dengan yang baru saja diperkenalkan di Bandara Internasional Dallas Fort Worth (DFW) dengan corak khusus “America250” guna memperingati HUT ke-250 kemerdekaan Amerika Serikat.
American Airlines berencana meningkatkan frekuensi rute ini menjadi dua kali sehari mulai 21 Mei 2026.
Pemulihan rute merupakan hasil dari serangkaian persetujuan pemerintah. Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, mencabut perintah penangguhan tahun 2019 pada Januari 2026 atas arahan Presiden Donald Trump.
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) menyatakan bahwa kondisi di Venezuela saat ini telah memungkinkan dimulainya kembali transportasi udara komersial.
Sebelumnya, operasional dihentikan pada 2019 karena masalah keamanan dan keselamatan.
Sebelum penangguhan tersebut, American Airlines adalah maskapai AS terbesar yang melayani pasar Venezuela sejak tahun 1987.
Pihak maskapai menyatakan bahwa pembukaan kembali rute ini bertujuan untuk mendukung perjalanan bisnis, wisata, serta misi kemanusiaan.
Selain itu, rute ini memulihkan koneksi langsung bagi komunitas besar warga Venezuela yang menetap di wilayah Florida Selatan.
Seiring dengan kebijakan ini, Departemen Luar Negeri AS juga telah melonggarkan peringatan perjalanan (travel advisory) untuk Venezuela dari kategori “Jangan Bepergian” (Do Not Travel) menjadi “Pertimbangkan Kembali Perjalanan” (Reconsider Travel). (RW)

