Granat-4-E, drone pemandu amunisi presisi tinggi dari Kalashnikov

Drone Granat-4-E pemandu amunisi presisi tinggi dari KalashnikovKalashnikov

AIRSPACE REVIEW – Grup Perusahaan Kalashnikov dari Rusia secara resmi telah menyerahkan gelombang pertama sistem pesawat tanpa awak (UAV)/drone terbaru, Granat-4-E, kepada pihak pemesan yang tidak disebutkan.

Drone ini dirancang khusus untuk misi pengintaian jarak jauh dan memiliki kemampuan unik dalam memandu proyektil atau amunisi berpandu presisi tinggi.

Berdasarkan laporan resmi pada Selasa (28/4), Granat-4-E merupakan sistem pemantauan jarak jauh portabel yang dilengkapi dengan modul sensor optik-elektronik canggih (GOESTSN).

Fitur utama yang menjadi keunggulan drone ini adalah kemampuannya dalam memberikan penandaan sasaran menggunakan laser (laser target designation).

Dengan teknologi tersebut, Granat-4-E dapat memandu amunisi yang memiliki kepala pemandu laser pasif secara akurat di zona taktis.

Kemampuan ini tentu sangat krusial dalam pertempuran modern untuk memastikan serangan mengenai sasaran dengan tingkat eror yang minimal.

Dengan kecepatan terbang 90-130 km/jam, Granat-4-E memiliki radius operasional hingga 55 km dengan visibilitas langsung.

Drone dapat terbang hingga ketinggian maksimum 3.000 m (hampir 10.000 kaki) di atas permukaan laut.

Metode peluncurannya menggunakan ketapel (catapult) dengan bobot lepas landas maksimum 55 kg.

Perusahaan mengatakan, drone ini dikembangkan untuk misi sepanjang hari, baik siang maupun malam hari.

Drone dapat memantau pergerakan musuh, melakukan koreksi tembakan artileri, serta memandu senjata pintar ke titik koordinat yang tepat.

Kehadiran Granat-4-E merupakan langkah signifikan dalam memperkuat kemampuan militer dalam menggunakan persenjataan presisi tinggi, sekaligus mengurangi risiko bagi personel di lapangan melalui pengawasan udara yang terus-menerus. (AF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *