USAF menguji drone YFQ-44A Fury hanya dengan laptop dan kru minimal

YFQ-44A FuryUSAF

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) telah menyelesaikan fase pengujian krusial terhadap drone tempur YFQ-44A Fury buatan Anduril.

Uji coba ini menandai tonggak sejarah baru dalam konsep peperangan udara modern, di mana pesawat tempur otonom dapat dioperasikan tanpa infrastruktur pangkalan udara yang masif.

Berbeda dengan uji coba sebelumnya yang dipandu oleh tim insinyur pabrikan, latihan kali ini dilakukan sepenuhnya oleh personel militer dari Experimental Operations Unit (EOU).

Hal ini membuktikan bahwa teknologi drone otonom ini cukup matang untuk dioperasikan oleh “prajurit di lapangan” tanpa perlu didampingi teknisi khusus dari vendor.

Salah satu sorotan utama dalam uji coba ini adalah penggunaan sistem Menace-T. Seluruh siklus misi, mulai dari persiapan prainspeksi, memuat rencana misi, hingga perintah taxi (bergerak di darat) dan lepas landas secara otonom, dikendalikan hanya melalui sebuah laptop tangguh (ruggedized laptop).

Sistem kontrol ini sangat ringkas karena peralatan pendukung hanya muat dalam dua kotak Pelican. Hal ini menghilangkan ketergantungan pada pusat kendali darat (Ground Control Station) yang besar dan statis.

Dengan begitu, drone dapat dioperasikan dari lokasi terpencil atau pangkalan depan (forward bases) dengan jejak logistik yang sangat kecil.

Uji coba ini sekaligus memvalidasi konsep Agile Combat Employment (ACE) USAF.

Dengan kru yang minimal dan pelatihan yang hanya memakan waktu beberapa hari, personel mampu melakukan proses turnaround (menyiapkan kembali pesawat untuk terbang setelah mendarat) dengan cepat.

Berdasarkan data teknis terbaru, Fury dirancang untuk menjadi loyal wingman bagi jet tempur berawak seperti F-22 atau F-35:

YFQ-44A Fury memiliki kecepatan terbang maksimum Mach 0.95 dengan ketinggian maksimum 50.000 kaki (15.240 m).

Drone dengan beban manuver hingga +9g ini dilengkapi dengan gantungan di bawah sayap yang mampu membawa rudal udara-ke-udara seperti AIM-120 AMRAAM.

YFQ-44A adalah bagian dari program Collaborative Combat Aircraft (CCA) yang bertujuan untuk menghadirkan armada drone tempur murah dalam jumlah besar.

Dengan hasil positif di Edwards AFB, program ini diprediksi akan segera masuk ke tahap produksi massal di fasilitas “Arsenal-1” dalam beberapa bulan ke depan. (RF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *