ST Engineering meletakkan lunas MRCV kedua kelas Victory, ditargetkan beroperasi pada 2030

ST Engineering

AIRSPACE REVIEW – Galangan kapal Singapura, ST Engineering, telah meletakkan lunas untuk Kapal Tempur Multiperan (MRCV) kelas Victory kedua untuk Angkatan Laut Republik Singapura (RSN). Upacaranya dilaksanakan pada 27 Januari 2026.

Sebelumnya, peletakan lunas kapal MRCV pertama RSS Victory (88) dilakukan pada tahun 2023, dan dijadwalkan beroperasi pada 2028. Sedangkan kapal kedua yang diberi nama RSS Valour (89) akan beroperasi pada 2030.

Kementerian Pertahanan Singapura sendiri berencana untuk membeli enam MRCV. Dengan empat kapal lainnya akan diberi nama RSS Vigilance (90), RSS Valiant (91), RSS Vigour (92), dan RSS Vengeance (93).

Keenam kapal tersebut akan menggantikan secara bertahap korvet serbaguna kelas Victory, yang didasarkan pada desain MGB 62 dari Lürssen Jerman. RSN mengoperasikan enam kapal sejak 1989.

Untuk diketahui, MRCV ini merupakan kapal tempur permukaan terbesar dan tercanggih yang pernah dibangun di Singapura, memiliki dimensi panjang 150 m dan bobot sekitar 8.000 ton.

Dalam pengembangan MRCV ini, ST Engineering berkolaborasi dengan Badan Sains dan Teknologi Pertahanan (DSTA) dan Laboratorium Nasional DSO, Singapura.

Sementara untuk desain dan arsitektur sistem kapal, disediakan oleh mitra luar negeri yakni Saab Kockums dari Swedia dan Odense Maritime Technology dari Denmark.

Sebagai kapal perang modern, kelas Victory dirancang untuk beroperasi dengan kurang dari 100 awak, berkat digitalisasi yang mendalam dan arsitektur otomatisasi canggihnya.

MRCV ini didapuk untuk memenuhi misi peran ganda, yakni pertempuran konvensional dan komando serta kendali sistem tak berawak.

Setiap kapal akan bertindak sebagai pusat terapung untuk kendaraan otonom yang beroperasi di berbagai domain, termasuk kapal permukaan tak berawak (USV), kendaraan bawah air tak berawak (UUV), dan kendaraan udara tak berawak (UAV).

Sistem tempur kelas ini mencakup peluncuran vertikal (VLS) 32 sel yang mampu menembakkan rudal permukaan ke udara Aster 15/30 dan VL MICA NG.

Untuk rangkaian radarnya dipasok oleh Thales, termasuk Radar Multifungsi Sea Fire untuk pengawasan dan pengendalian tembakan tingkat tinggi. Sementara Safran menyediakan sistem penargetan elektro-optik.

Guna menghadapi peperangan permukaan, senjata utama kapal adalah meriam laut STRALES 76 mm dan dilengkapi dua stasiun senjata kendali jarak jauh Mk-30c dengan kanon 30 mm.

Sedangkan sistem rudal antikapal masih dirahasiakan jenisnya, tetapi kemungkinan opsinya termasuk varian terbaru dari Blue Spear, ditempatkan dalam peluncur tabung yang terpasang di dek.

Kapal juga dapat menampung satu helikopter kelas menengah seperti Sikorsky S-70B.dan UAV intai lepas landas dan mendarat vertikal (VTOL) berukuran besar. (RBS)

One Reply to “ST Engineering meletakkan lunas MRCV kedua kelas Victory, ditargetkan beroperasi pada 2030”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *