EOS Technologie asal Prancis mulai mengirimkan drone serang jarak jauh Rodeur 330 pertama ke Ukraina

Rodeur 330EOS Technologie

AIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan asal Prancis EOS Technologie dilaporkan telah mengirimkan sejumlah drone serang jarak jauh Rodeur 330 pertamanya ke Ukraina untuk evaluasi di medan perang sesungguhnya.

Perkembangan ini pertama kali disoroti dalam pemberitaan media Prancis France 24, yang diwartakan pada 24 Januari 2026.

Pengumuman ini muncul seiring dengan permintaan Kyiv kepada sekutu Eropa-nya, untuk memasok persenjataan serangan jarak jauh guna menyerang jauh ke dalam wilayah Rusia.

Rodeur 330 diperkenalkan sebagai amunisi jelajah berdaya tahan lama yang dirancang menggabungkan pengintaian dan serangan dalam satu misi.

Drone dapat mengudara mencari sasarannya hingga lima jam di udara atau dengan jangkauan maksimum 500 km, dan membawa muatan hulu ledak seberat 4 kg.

Drone yang mengadopsi desain flying wing ini memiliki rentang sayap 3,3 m yang dapat dikemas dalam satu boks, dan dirakit kembali dalam waktu tiga menit saja. Diperlukan dua orang awak untuk mengoperasikannya.

Untuk mengudara, drone menggunakan sistem ketapel, sehingga peluncurannya dapat dilakukan di mana saja tanpa tergantung landasan pacu.

Selain beroperasi sendirian, Rodeur 330 mampu beroperasi dalam mode kawanan (swarm). Dengan kemampuan mengerahkan hingga 30 drone secara bersamaan untuk membuat kewalahan sistem pertahanan udara lawan.

Salah satu fitur unggulan Rodeur 330 adalah dapat beroperasi tanpa GPS, mengandalkan sistem navigasi optik, menjadikannya tangguh di lingkungan yang penuh dengan jamming. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *