AIRSPACE REVIEW – Eksportir senjata Rusia, Rosoboronexport, bagian dari perusahaan teknologi negara Rostec, akan memamerkan produk-produk industri pertahanan Rusia terbaru, termasuk pesawat dan sistem pertahanan udara, di pameran kedirgantaraan internasional Airshow China 2026 pada bulan November mendatang.
CEO Rosoboronexport, Alexander Mikheev mengatakan hal itu saat bertemu dengan Duta Besar Rusia untuk China, Igor Morgulov, selama kunjungan kerja ke Republik Rakyat China.
“Selama pertemuan tersebut, kepala eksportir khusus Rusia mengumumkan bahwa Rosoboronexport akan menyelenggarakan pameran Rusia di pameran kedirgantaraan internasional Airshow China 2026 pada bulan November. Perusahaan akan mempresentasikan produk-produk industri pertahanan Rusia terbaru – pesawat terbang dan sistem pertahanan udara,” tulis TASS mengutip pernyataan Rosoboronexport.
Rosoboronexport mencatat bahwa Mikheev menunjukkan apresiasi yang besar atas bantuan misi diplomatik Rusia dalam mengimplementasikan proyek kerja sama militer-teknis Rusia-China yang saling menguntungkan.
Secara pribadi ia juga berterima kasih kepada Morgulov atas bantuannya dalam mendukung Rosoboronexport secara komprehensif di tingkat antarnegara.
CEO Rosoboronexport menekankan bahwa berkat interaksi antara Uni Soviet dan China pada tahun 1953, sistem kerja sama militer-teknis modern antara Rusia dan negara-negara asing dapat terbentuk.
“Kita telah menyaksikan evolusi besar dalam kerja sama militer-teknis bilateral, dengan berbagai macam masalah yang ditangani. Seiring perkembangan kerja sama kita, kepercayaan dan kemitraan yang luas antara organisasi khusus dan perusahaan pertahanan di Rusia dan China tumbuh dan menguat,” ujarnya.
Ditambahkan bahwa hubungan bisnis dan persahabatan antara spesialis Rusia dan China terbentuk, rasa saling menghormati terjalin, dan pemahaman semua pihak tentang manfaat bersama dari kerja sama militer-teknis antara Rusia dan China semakin mendalam. Peran Kedutaan Besar Rusia di China, lanjut Mikheev, sangat penting dalam proses ini.
Pada penyelenggaraan Airshow China 2024, Rusia untuk pertama kalinya menghadirkan jet tempur generasi kelima terbaru Rusia, Su-57E.
China merupakan negara pelanggan dan importir pertama sistem rudal permukaan ke udara jarak jauh dan menengah terbaru Rusia, S-400 Triumf, pesawat tempur Su-35 Super Flanker, dan banyak senjata berteknologi tinggi lainnya. (RNS)

