AIRSPACE REVIEW – Pesawat turboprop terbaru Rusia, Il-114-300, menunjukkan performa yang prima di iklim suhu panas India. Pilot uji PJSC Ilyushin Aviation, Sergey Sukhar, menyebut pesawat ini brilian selama penerbangan demonstrasi internasional pertamanya di pameran Wings India.
“Pesawat berkinerja brilian bahkan dalam suhu yang sangat tinggi,” ujarnya dikutip TASS. Dikatakan bahwa pesawat lepas landas pada suhu 31 derajat Celcius (88 F).
Pilot menandaskan, pesawat ini sangat cocok untuk digunakan di langit India.
Il-114-300 adalah versi modern dari pesawat turboprop Il-114. Pesawat ini dibuat untuk menggantikan pesawat An-24 yang sudah tua dan pesawat buatan luar negeri dari kelas yang sama, seperti ATR 72 dari Prancis dan Bombardier Dash 8 dari Kanada.
Seperti diketahui, pesawat turboprop sering kali mengalami penurunan performa, seperti muatan dan jarak tempuh saat suhu udara sangat panas karena densitas udara yang berkurang.
Il-114-300 ditenagai mesin Klimov TV7-117ST-01 dan sistem pendingin yang bekerja optimal.
India memiliki jaringan rute regional yang sangat luas, sehingga memungkinkan penggunaan pesawat ini secara luas. Dengan beban penuh, pesawat ini dapat menempuh jarak 1.400 km.
Berbeda dengan versi terdahulu, Il-114-300 menggunakan avionik dan mesin yang sepenuhnya buatan Rusia.
Il-114-300 melaksanakan penerbangan pedananya pada 16 Desember 2020. Pesawat lepas landas dari lapangan terbang Zhukovsky, di dekat Moskow.
Saat ini sebanyak tiga prototipe pesawat ini telah melaksanakan penerbangan ujinya.
Rusia menargetkan pengiriman pertama pesawat ini ke maskapai domestik mulai Agustus 2026.
Pasar Global
Pameran udara internasional Wings India dibuka di Hyderabad pada 28 Januari 2026. Pemeran ini menampilkan presentasi publik luar negeri pertama dari Sukhoi Superjet 100 (SSJ100 dan Il-114-300 buatan United Aircraft Corporation (UAC).
Dihadirkan juga pesawat SSJ100 AURUS yang dikonfigurasi untuk penerbangan VIP.
Para pengunjung berkesempatan untuk mengunjungi kabin penumpang dan kokpit, mengevaluasi ergonomi kokpit dan integrasi sistem di dalam pesawat.
Pameran ini dikunjungi oleh Menteri Penerbangan Sipil India, Ram Mohan Naidu Kinjarapu, dan Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Gennady Abramenkov.
Pada hari pertama, Il-114-300 melakukan penerbangan demonstrasi selama 1 jam 35 menit.
Perwakilan Perdagangan Rusia di India, Andrey Sobolev, menyoroti tingginya lalu lintas penumpang domestik India dan pentingnya strategisnya di pasar penerbangan global.
Menurut Sobolev, UAC memiliki kemampuan untuk memperkuat posisinya di sektor penerbangan sipil India. India menempati peringkat kelima secara global dalam lalu lintas penumpang domestik.
Pasar tersebut diproyeksikan tumbuh dari sekitar 14,8 miliar USD pada tahun 2025 menjadi sekitar 26,1 miliar USD pada tahun 2030.
Peluang ini menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk kerja sama dengan produsen Rusia. (RNS)

