Kawasaki Jepang kembangkan rudal jelajah dengan jangkauan hingga 2.500 km, alternatif pengganti Tomahawk buatan AS

Jepang kembangkan rudal jelajahKHI

AIRSPACE REVIEW – Di Simposium Teknologi yang diadakan pada bulan November tahun lalu, Kawasaki Heavy Industries (KHI) mempresentasikan prototipe rudal jelajah rancangannya, yang digunakan untuk menguji teknologi-teknologi penting.

Tujuan utama proyek yang dijuluki “Tomahawk Jepang” ini adalah untuk mengembangkan platform serbaguna yang mampu membawa berbagai jenis hulu ledak.

Salah satunya, hulu ledak fragmentasi-HE (bahan peledak tinggi) untuk menyerang kapal perang permukaan dan target di darat, serta hulu ledak khusus yang ditujukan untuk menembus bunker dan pusat komando yang diperkuat.

Selain itu, platform ini dirancang untuk mengakomodasi konfigurasi sistem peperangan elektronik (EW), dan penanggulangan elektronik (ECM).

Sistem propulsi yang digunakan adalah mesin turbofan XKJ-301-1 (KJ-301), dengan panjang keseluruhan 95 cm dan diameter 35 cm, berat hanya 90 kg.

Meskipun ringan, mesin ini menghasilkan daya dorong sebesar 3,58 kN. Karakteristik ini memberikan rudal tersebut kecepatan subsonik yang tinggi.

Disebutkan, rudal jelajah ini.akan memiliki jangkauan dua kali lipat dari rudal 12SSM-ER yang ada. Hal ini memungkinkan rudal untuk menyerang target pada jarak antara 1.500 km hingga 2.500 km.

Terlepas dari pekerjaan yang telah selesai dilakukan, rudal jelajah yang didemonstrasikan KHI ini tidak akan diadopsi oleh Pasukan Bela Diri Jepang.

Namun proyek ini berfungsi sebagai demonstrator teknologi, digunakan dalam pembuatan rudal jelajah baru, yang direncanakan untuk pengadaannya oleh Kementerian Pertahanan Jepang sebagai alternatif potensial pengganti rudal Tomahawk buatan Amerika Serikat.

Jadwal pasti pengembangan rudal jelajah baru untuk pertahanan pulau ini belum diungkapkan, tetapi diperkirakan akan berlangsung antara tahun 2030 dan 2033.

Di masa depan, rudal jelajah baru ini akan digunakan bersamaan dengan rudal 12SSM-ER yang telah diadopsi.militer Jepang, digunakan oleh unit antikapal berbasis darat.

Rudal 12SSM-ER juga sedang dalam proses pengadaan untuk melengkapi kapal permukaan, kapal selam, dan pesawat terbang (termasuk jenis tempur dan patroli).

Nantinya, rudal jelajah canggih dari KHI ini akan memenuhi kebutuhan tiga cabang militer Jepang, memastikan standardisasi senjata dan mendukung industri pertahanan dalam negeri. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *