Kapal perang AS berlabuh di pangkalan Angkatan Laut Kamboja yang dimodernisasi oleh China

USS Cincinnati__US Navy

AIRSPACE REVIEW – Kapal tempur pesisir Angkatan Laut AS, USS Cincinnati (LCS 20) telah singgah di Pangkalan Angkatan Laut Ream, Kamboja pada 24 Januari 2026.

Kunjungan yang dipimpin oleh Skadron Kapal Perusak ke-7 ini, mencerminkan upaya AS untuk mempertahankan akses dan kerja sama angkatan laut dengan Kamboja di tengah meningkatnya kehadiran militer China di kawasan tersebut.

Disebutkan, USS Cincinnati berlabuh di pangkalan di barat daya Kamboja ini sebagai bagian dari kunjungan terjadwal, yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama maritim antara AS dan Kamboja.

Selama berada di pelabuhan, awak kapal melakukan pertukaran keahlian dan bertemu dengan para pemimpin senior Kamboja untuk memperluas kerja sama maritim antara kedua angkatan laut.

Menariknya, kunjungan pelabuhan ini dilakukan setelah pekerjaan perluasan besar-besaran di Ream selesai tahun 2025 lalu, yang pendanaan dan pekerjaan konstruksinya dari China.

Modernisasi pangkalan Angkatan Laut Ream mencakup pembuatan dermaga baru, pengerukan jalur air, dan peningkatan infrastruktur pendukung lainnya.

Perluasan ini telah menarik perhatian dari Washington di tengah kekhawatiran bahwa fasilitas tersebut dapat digunakan oleh Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN).

Namun demikian, para pejabat Kamboja telah berulang kali menyatakan bahwa pangkalan tersebut tetap berada di bawah kendali nasional dan terbuka untuk mitra internasional.

AFP melaporkan bahwa kapal perang AS tersebut berlabuh di dermaga sekitar 150 m jaraknya dari kapal Angkatan Laut China yang sudah terlebih dahulu berdiam di pangkalan tersebut.

USS Cincinnati (LCS-20) adalah kapal tempur pesisir kelima dari kelas Independence yang dibangun oleh Austal AS. Kapal ini diluncurkan pada 22 Mei 2018 dan berdinas sejak 5 Oktober 2019.

Untuk spesifikasinya, kapal memiliki bobot pemindahan 2.307 ton kosong dan 3.104 ton penuh. Panjangnya 127,4 m, lebar 31,6 m, dan draf 4,27 m. Jumlah awaknya mencapai 40 orang (inti) dan 35 tambahan.

Tenaga penggerak kapal berupa dua turbin gas, dua mesin diesel, dan empat waterjet. Kecepatan maksimumnya 40 knot (74 km/jam).dan jangkauan operasinya sekitar 4.300 mil pada kecepatan jelajah 20 knot (37 km/jam). (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *