AIRSPACE REVIEW – Perusahaan pembuat kapal TAIS dari Turkiye dan Barzan Holding dari Qatar telah menandatangani nota kesepahaman di DIMDEX 2026 yang berlangsung di Doha, Qatar, terkait pembangunan dua fregat kelas ISTIF untuk Indonesia.
Kesepakatan kedua negara ini merupakan bagian dari upaya membangun kapal perang canggih tanpa harus menanggung risiko program sepenuhnya sendirian.
Seperti diketahui nilai pengadaan dua kapal yang mencapai 1 miliar USD ini telah ditandatangani antara Kementerian Pertahanan RI dan TAIS Shipyards pada gelaran IDEF 2025 di Istanbul.
Laporan pertahanan dari Doha menunjukkan bahwa Barzan Holding melakukan kontrak atas nama klien internasional, dengan Indonesia diidentifikasi sebagai pengguna akhir dan fregat akan dikirim melalui perusahaan Qatar tersebut.
Triangulasi ini penting karena menunjukkan model pengadaan yang dibangun berdasarkan pembagian risiko, pembiayaan, dan koordinasi industri, bukan sekadar transaksi antara pembeli dengan pembuat.
Mengenai ISTIF, yang juga dipasarkan sebagai fregat kelas I, berada di posisi ideal bagi angkatan laut yang membutuhkan jangkauan ribuan mil.
Berdimensi panjang 113,2 m dan bobot sekitar 3.150 ton, kapal dibekali sistem propulsi CODAG, kecepatan maksimumnya 29 knot dan daya tahan sekitar 5.700 mil laut pada kecepatan jelajah 14 knot.
ISTIF dibekali radar AESA canggih, radar pengendali tembakan, sensor elektro-optik terintegrasi, dan sonar yang terpasang di lambung kapal. Semuanya dihubungkan oleh sistem manajemen tempur berbasis jaringan modern.
Arsitektur digital ini dirancang untuk operasi yang berorientasi pada kekuatan, memungkinkan fregat untuk berbagi data sensor dan informasi penargetan di seluruh gugus tugas secara waktu nyata..
Paket persenjataan kapal mencakup sistem peluncuran vertikal (VLS) 16 sel untuk rudal permukaan ke udara jarak menengah. Lalu rudal antikapal modern, meriam utama 76 mm, sistem senjata jarak yang dioptimalkan terhadap rudal dan drone, serta torpedo ringan antikapal selam.
Konfigurasi berlapis ini memungkinkan kapal untuk mempertahankan diri dan unit-unit di sekitarnya dari ancaman udara, permukaan, dan bawah permukaan air secara bersamaan. (RBS)


PT PAL ga kebagian ya?
Thnks Qatar semoga harapan kalian bangsa merah putih dari timur menjadi next khalifah dr negeri pemeluk islam terbesar di muka bumi. Barakallahu fii