AIRSPACE REVIEW – Departemen Perang AS (Pentagon) telah mengalokasikan anggaran pada tahun 2026 untuk memesan 12 helikopter angkut berat CH-53K King Stallion bagi Korps Marinir AS (USMC).
Pendanaan FY2026 mencakup anggaran pengadaan untuk helikopter baru dan pengadaan awal komponen jangka panjang untuk lot produksi di masa mendatang.
Pendekatan ini selaras dengan rencana Angkatan Laut dan Korps Marinir AS untuk menetapkan ritme produksi multitahun yang dapat diprediksi.
Misi utama heli CH-53K adalah untuk pengangkutan peralatan berat dari kapal ke darat, termasuk Kendaraan Taktis Ringan Gabungan (Joint Light Tactical Vehicles), sistem artileri, dan aset logistik ekspedisi lainnya.
Desainnya yang tahan air, material tahan korosi, dan sistem pelipatan baling-baling otomatis memungkinkan heli ini beroperasi dari kapal serbu amfibi dan di lingkungan air asin untuk mendukung Operasi Pangkalan Lanjutan Ekspedisi (Expeditionary Advanced Base Operations).
Tahun fiskal 2026 merupakan fase penting dalam transisi ini, karena tingkat pengadaan tetap stabil dan kehadiran pesawat meluas di seluruh skadron operasional dan unit pelatihan.
Meskipun program ini mengalami peningkatan biaya, tekanan jadwal, dan tantangan pematangan teknis di awal siklus hidupnya, CH-53K telah memasuki periode produksi yang lebih stabil dan kepercayaan operasional yang meningkat.
Helikopter CH=53K dibuat oleh Sikorsky Aircraft, bagian dari Lockheed Martin. Heli ini adalah heli terbesar dan terberat yang dimiliki militer AS. Kapasitas angkutnya hingga 36.000 lb (16.329 kg).
Heli ini memiliki kabin yang 12 inci (30,48 cm) lebih lebar dari pendahulunya, CH-53E Super Stallion, sehingga memungkinkannya memuat kendaraan seperti HMMWV secara internal.
CH-53K ditenagai tiga mesin turboshaft General Electric T408 dan dilengkapi sistem kontrol penerbangan Fly-By-Wire dan kokpit kaca. (RNS)

